Si Rimau Muncul di CFD Padang, Warga Penasaran Porprov Sumbar Kembali Digelar

Hendra Efison • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 11:35 WIB
Si Rimau, maskot Porprov XVI Sumbar 2026, diperkenalkan kepada warga saat kegiatan di kawasan CFD Padang, Minggu (6/9/2026).
Si Rimau, maskot Porprov XVI Sumbar 2026, diperkenalkan kepada warga saat kegiatan di kawasan CFD Padang, Minggu (6/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM — Kemunculan Si Rimau di kawasan Car Free Day (CFD) Padang, Minggu pagi (6/9/2026), menarik perhatian warga yang tengah berolahraga dan menikmati suasana pagi.

Maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 itu sekaligus menjadi pintu masuk sosialisasi karena banyak warga penasaran dengan ajang olahraga yang kembali digelar setelah vakum sekitar delapan tahun.

Si Rimau diperkenalkan Panitia Besar (PB) Porprov XVI Sumbar dalam kegiatan yang diawali senam bersama di depan Kantor Dispora/KONI Sumbar.

Kehadiran sosok Harimau Sumatera berbaju adat Minangkabau tersebut langsung mengundang warga untuk mendekat dan berfoto.

Anak-anak, remaja hingga orang dewasa bergantian mengabadikan momen bersama Si Rimau. Di sela itu, sejumlah pengunjung juga bertanya mengenai pelaksanaan Porprov.

Pertanyaan warga antara lain menyangkut waktu pelaksanaan, daerah yang menjadi tuan rumah, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan hingga mekanisme pelaksanaan.

Tim PB Porprov yang dikoordinir Ketua Seksi Acara, Silfi Fatayani, kemudian memberikan informasi kepada pengunjung.

“Warga ternyata cukup antusias. Banyak yang bertanya karena sudah lama Porprov tidak digelar. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memberikan informasi langsung kepada masyarakat,” ujar Silfi.

Porprov Kembali Dikenalkan kepada Masyarakat

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Kepala Dispora Sumbar Tasriatul Fuadi dan Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus.

Tasriatul mengatakan ruang publik seperti CFD menjadi tempat penting untuk mengenalkan Porprov kepada masyarakat luas, sehingga ajang tersebut tidak hanya diketahui kalangan insan olahraga.

“Porprov ini milik masyarakat Sumatera Barat. Karena itu, masyarakat perlu tahu dan ikut menyukseskannya,” katanya.

Hamdanus juga mengajak masyarakat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Porprov XVI Sumbar dan atlet-atlet yang akan bertanding.

“Kita ingin Porprov kembali menjadi pesta olahraga yang dekat dengan masyarakat. Mari kita ramaikan dan dukung atlet-atlet Sumbar,” ujarnya.

Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026. Ajang itu mempertandingkan 53 cabang olahraga dan diselenggarakan di 12 daerah, termasuk Kabupaten Kepulauan Mentawai serta melibatkan kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Si Rimau Bawa Pesan Olahraga dan Budaya

Selain menjadi sarana sosialisasi, Si Rimau dirancang membawa identitas olahraga dan budaya Sumatera Barat.

Wakil Ketua II PB Porprov XVI sekaligus Waketum VII KONI Sumbar Bidang Digitalisasi dan Sertifikasi, Dolla Indra, mengatakan Harimau Sumatera dipilih karena melambangkan kekuatan, keberanian, ketangguhan, kecepatan dan semangat juang.

“Harimau Sumatera melambangkan kekuatan, keberanian, ketangguhan, kecepatan dan semangat juang. Itu adalah karakter yang juga harus dimiliki seorang atlet,” jelas Dolla.

Busana tradisional Minangkabau yang dikenakan Si Rimau menjadi penegas identitas budaya Sumatera Barat.

Sementara obor yang dibawa maskot melambangkan semangat kompetisi, keberanian dan tekad untuk meraih prestasi.

Dolla menjelaskan, pose Si Rimau yang melangkah ke depan menggambarkan progres dan kesiapan bertanding.

Gestur terbuka juga menjadi simbol ajakan untuk bersatu dan menyambut seluruh kontingen kabupaten/kota se-Sumbar.

Di bagian mahkota Si Rimau terdapat slogan “SUMBAR HEBAT – OLAHRAGA JUARA”.

Bagi pengunjung CFD, kemunculan Si Rimau sekaligus menjadi pengingat bahwa Porprov XVI Sumbar 2026 semakin dekat setelah lama tidak digelar.(*)

Editor : Hendra Efison
Si Rimau Porprov Sumbar maskot Porprov Sumbar Pekan Olahraga Provinsi Sumbar cfd padang Porprov XVI Sumbar 2026