PADEK.JAWAPOS.COM— Sebanyak 16 penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dibatalkan dan dua lainnya ditunda hingga waktu yang belum ditentukan, Minggu (6/9/2026). Kondisi ini terjadi di tengah penutupan Bandara Soekarno-Hatta (CGK) yang disebut berkaitan dengan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Update informasi tersebut disampaikan Branch Comm & CSR Departement Head Bandara Internasional Minangkabau, Feni Lindriany, melalui pembaruan kondisi penerbangan BIM hingga pukul 11.30 WIB.
Berdasarkan data tersebut, sebanyak 24 penerbangan masih beroperasi pada Minggu. Rinciannya terdiri dari 12 penerbangan kedatangan dan 12 penerbangan keberangkatan.
Sementara itu, dua penerbangan Garuda Indonesia tercatat mengalami penundaan hingga waktu yang belum ditentukan atau delay UFN.
Keduanya yakni GA 162 rute CGK–PDG dengan jadwal tiba pukul 16.30 WIB dan GA 165 rute PDG–CGK dengan jadwal berangkat pukul 17.15 WIB.
16 Penerbangan Dibatalkan
Pembatalan penerbangan terjadi pada sejumlah maskapai yang melayani rute dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau.
Lion Air membatalkan JT 353 rute PDG–CGK dan JT 256 rute CGK–PDG. Citilink membatalkan QG 952 dan QG 180 untuk kedatangan serta QG 953 dan QG 181 untuk keberangkatan.
Pelita Air juga membatalkan IP 350 rute CGK–PDG dan IP 351 rute PDG–CGK. Sementara Super Air Jet membatalkan IU 812 dan IU 813 pada rute CGK–PDG dan PDG–CGK.
Garuda Indonesia membatalkan GA 148 rute CGK–PDG dan GA 149 rute PDG–CGK. Batik Air membatalkan ID 7109 dan ID 7108 pada rute yang sama.
Selain itu, Susi Air membatalkan penerbangan SI 7294 rute MPC–PDG dan SI 200 rute PDG–PKU.
24 Penerbangan Masih Beroperasi
Meski terdapat pembatalan dan penundaan, sejumlah penerbangan dari dan menuju BIM masih beroperasi.
Untuk kedatangan, penerbangan yang tercatat beroperasi antara lain dari Batam, Kuala Lumpur, Kualanamu, dan Jakarta. Sementara penerbangan keberangkatan juga masih melayani sejumlah rute, termasuk Kuala Lumpur, Kualanamu, Batam, dan Jakarta.
Data tersebut merupakan kondisi penerbangan di BIM berdasarkan pembaruan Feni Lindriany pada pukul 11.30 WIB, Minggu (6/9/2026).
Dengan adanya perubahan status penerbangan, penumpang yang memiliki jadwal perjalanan dari atau menuju BIM perlu memperhatikan informasi terbaru dari maskapai terkait jadwal penerbangan masing-masing.(*)
Editor : Hendra Efison