PADEK.JAWAPOS.COM— SEPABLOCK atau Semen Padang Bata Interlock menjadi salah satu perhatian pengunjung Festival Literasi Sumbar 2026 yang berlangsung di halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, 8–11 September 2026.
Produk inovasi PT Semen Padang itu dipamerkan melalui stan perusahaan pada Selasa (8/9/2026).
Pengunjung dapat melihat maket instalasi SEPABLOCK sekaligus memperoleh penjelasan mengenai sistem interlock, proses pemasangan, keunggulan, hingga pemanfaatannya sebagai material konstruksi untuk pembangunan hunian.
Minat pengunjung terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada tim teknis PT Semen Padang.
Pembahasan terutama berkaitan dengan cara pemasangan, material penyusun, keunggulan dibandingkan material konvensional, serta contoh penerapannya dalam pembangunan rumah.
Pengunjung juga dapat menyaksikan tayangan video proses pembangunan rumah menggunakan SEPABLOCK.
Penjelasan mengenai efisiensi waktu dan biaya pembangunan serta aspek ramah lingkungan produk tersebut turut menjadi bagian dari diskusi di stan.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan, keikutsertaan perusahaan dalam Festival Literasi Sumbar 2026 menjadi bagian dari upaya mendekatkan inovasi kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, respons pengunjung sangat positif. Banyak yang penasaran dengan cara pemasangan, bahan baku, hingga keunggulan dibanding bata merah. Ini membuktikan masyarakat semakin terbuka terhadap inovasi konstruksi,” ujar Win.
SEPABLOCK dan literasi teknologi
Win menilai kehadiran SEPABLOCK dalam festival tersebut menunjukkan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan memahami teks.
Menurutnya, masyarakat juga perlu memahami perkembangan teknologi, inovasi, dan lingkungan di sekitarnya.
“Bagi kami, literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga literasi teknologi dan inovasi. Melalui SEPABLOCK, kami ingin mengajak masyarakat lebih peka terhadap produk konstruksi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkualitas,” jelasnya.
Festival Literasi Sumbar 2026 sendiri mengangkat tema “Peranan Literasi dalam Menjaga Alam dan Melestarikan Budaya”.
Dalam konteks tersebut, stan SEPABLOCK menjadi ruang bagi pengunjung untuk mengenal alternatif material konstruksi yang dikembangkan PT Semen Padang.
Win mengatakan pemanfaatan SEPABLOCK juga sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya agenda pembangunan infrastruktur dan penyediaan perumahan rakyat yang berkualitas serta berkelanjutan.
“Produk ini mendukung agenda pemerintah dalam menyediakan infrastruktur ramah lingkungan dan efisien. SEPABLOCK adalah kontribusi nyata PT Semen Padang untuk menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendukung arah kebijakan nasional,” katanya.
Di tingkat daerah, Win menyebut pemanfaatan SEPABLOCK sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, terutama sektor perumahan rakyat dan pengembangan kawasan.
“Dengan hadirnya SEPABLOCK, kami optimis bisa mendukung visi Sumbar dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya inovasi lokal yang berdaya saing,” tambahnya.(*)
Editor : Hendra Efison