100 Lansia Menjalani Hari-hari di PSTW Sabai Nan Aluih, Dianita Hadir di Hari Jadi Sumbar

Hendra Efison • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 17:25 WIB
Dianita Maulin Vasko bernyanyi dan menari bersama para lansia saat mengunjungi PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin, Kamis (10/9/2026).
Dianita Maulin Vasko bernyanyi dan menari bersama para lansia saat mengunjungi PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin, Kamis (10/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Sekitar 100 lanjut usia menjalani hari-hari mereka di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman. Pada peringatan Hari Jadi Sumatera Barat (Sumbar) ke-81, perhatian datang melalui kunjungan Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumbar, Dianita Maulin Vasko, Kamis (10/9/2026).

Dianita bersama rombongan tidak hanya bersilaturahmi di area utama panti. Ia juga mengunjungi langsung wisma hunian para kelayan untuk melihat kondisi tempat tinggal dan suasana kehidupan sehari-hari para lansia.

Dalam kunjungan tersebut, Dianita menyerahkan bantuan untuk mendukung kebutuhan para kelayan dan operasional panti. Ia mengatakan momentum Hari Jadi Sumbar menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberi perhatian kepada para lansia.

“Momentum hari jadi Sumatera Barat ini kita manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan perhatian kepada para orang tua yang ada di panti. Semoga kehadiran kami dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi bapak dan ibu semua,” ujar Dianita.

Menurut Dianita, para lansia merupakan bagian penting dari perjalanan kehidupan masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu terus membangun perhatian dan kepedulian kepada mereka.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat memperkuat kepedulian kita kepada para lansia. Kemajuan daerah tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana kita memberikan perhatian dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat,” tambahnya.

100 Lansia Tinggal di 14 Wisma

Kepala UPTD PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin, Mayarizal, mengatakan panti saat ini menampung sekitar 100 kelayan lanjut usia. Mereka terdiri dari 31 perempuan dan 69 laki-laki yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Panti yang berdiri sejak 1978 itu menyediakan 14 wisma untuk mendukung kebutuhan hunian para kelayan.

Selain memenuhi kebutuhan dasar, pengelola panti menjalankan berbagai kegiatan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani para lansia. Program tersebut mencakup bimbingan dan pelayanan kesehatan, bimbingan sosial, keterampilan, kesenian, kegiatan rohani atau wirid, serta senam lansia.

“Intinya tugas kami di sini adalah memastikan kebutuhan dasar para kelayan terpenuhi, kesehatan mereka terjaga, dan semangat hidupnya tetap ada, serta mereka bisa beribadah secara optimal,” ungkap Mayarizal.

Bangun Wisma Baru

PSTW Sabai Nan Aluih juga menambah fasilitas hunian. Mayarizal mengatakan pengelola sedang membangun satu wisma baru dan menargetkan pembangunan tersebut selesai pada Desember 2026.

“Sekarang sedang dibangun satu wisma baru dan direncanakan selesai pada Desember mendatang,” jelasnya.

Menurut Mayarizal, pembangunan tersebut dapat mendukung kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi para kelayan.

Ia juga mengapresiasi kunjungan dan perhatian Pemprov Sumbar. Menurutnya, kehadiran berbagai pihak memberikan semangat tersendiri bagi para kelayan.

Kunjungan Dianita berlangsung dalam suasana hangat. Ia bersama rombongan berinteraksi dengan para kelayan sekaligus berbagi kebahagiaan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Sumbar ke-81.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar, antara lain Kepala Dinas Sosial, Kepala DP3AP2KB, Kepala Biro Pemerintahan, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, serta Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sumbar.(*)

Editor : Hendra Efison
PSTW Sabai Nan Aluih Hari Jadi Sumbar ke-81 100 lansia PSTW Sabai Nan Aluih lansia Padangpariaman Dianita Maulin Vasko