Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG Masih Dirawat di Dua Rumah Sakit Pariaman

ZikriNiati ZN • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 15:58 WIB
Siswa korban dugaan keracunan MBG di Pariaman masih dirawat di dua rumah sakit setelah mengalami mual, muntah, pusing, dan nyeri dada.
Siswa korban dugaan keracunan MBG di Pariaman masih dirawat di dua rumah sakit setelah mengalami mual, muntah, pusing, dan nyeri dada.

PADEK.JAWAPOS.COM—Memasuki hari kedua pascainsiden dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah pelajar di Kota Pariaman, beberapa korban masih harus menjalani perawatan medis di dua rumah sakit setempat.

Di RSUD Sadikin Kota Pariaman, hingga saat ini tersisa tiga siswa yang masih dirawat intensif dari total empat siswa yang sebelumnya menjalani perawatan.

“Pagi tadi, satu orang siswa sudah diperbolehkan pulang oleh tim medis. Namun, tiga siswa lainnya masih harus dirawat karena kondisinya belum stabil,” ujar Kasi Layanan RSUD Sadikin Pariaman, Ns Nanda, kepada Padang Ekspres, kemarin.

Nanda menjelaskan, pasien atas nama Latisa mengalami denyut nadi rendah dan menjalani pemeriksaan EKG karena mengalami nyeri dada.

Nina, orangtua pelajar Latisa, kepada Padang Ekspres menyebutkan bahwa dirinya mendapat informasi dari dokter bahwa kondisi putrinya masih belum stabil dan masih menggunakan oksigen.

Orangtua Latisa mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, denyut nadi anaknya terdeteksi melemah.

Saat ini, Latisa tengah menjalani pemeriksaan penunjang lanjutan, termasuk perekaman jantung menggunakan alat elektrokardiogram (EKG).

Kasus Baru Muncul di RSUD M Yamin

Sementara itu, sore menjelang malam kemarin, kasus bertambah di RSUD M Yamin Pariaman yang menerima pasien dengan indikasi serupa.

Dua orang siswa asal SMPN 1 Pariaman dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan mual, muntah, dan pusing usai menyantap hidangan MBG di sekolah mereka.

Setelah ditelusuri, penyedia jasa boga atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai makanan ke SMPN 1 Pariaman diketahui sama dengan penyedia MBG untuk MTsN Kota Pariaman, tempat mayoritas korban awal berasal.

Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSUD M Yamin Pariaman, dr. Mela, mengonfirmasi bahwa salah satu siswa MTsN 1 Pariaman atas nama Fajar Maulana masih dalam penanganan medis.

“Pasien atas nama Fajar Maulana saat ini masih dirawat karena kondisinya belum stabil. Pasien masih terpasang infus dan mengeluhkan mual serta pusing,” terang dr. Mela.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penelusuran serta pengujian sampel makanan untuk memastikan penyebab pasti dari insiden dugaan keracunan massal tersebut. (nia)

Editor : Hendra Efison
dugaan keracunan MBG siswa dirawat SMPN 1 Pariaman MBG Pariaman RSUD Pariaman