PADEK.JAWAPOS.COM— Prakiraan cuaca tujuh kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (17/9/2026) menunjukkan kondisi yang berbeda. Empat kota diprakirakan mengalami hujan ringan, sedangkan tiga kota lainnya berawan.
Empat kota yang berpotensi diguyur hujan ringan yakni Padang, Padang Panjang, Bukittinggi, dan Pariaman. Kondisi tersebut perlu diperhatikan masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, cuaca berawan diprakirakan terjadi di Kota Solok, Sawahlunto, dan Payakumbuh. Suhu dan kelembapan udara di masing-masing kota juga menunjukkan perbedaan.
Padang hingga Pariaman Diprakirakan Hujan Ringan
Kota Padang diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 21–24 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada kisaran 86–97 persen.
Di Padang Panjang, hujan ringan diprakirakan terjadi dengan suhu 19–23 derajat Celsius dan kelembapan udara 81–99 persen.
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Bukittinggi. Suhu berada pada kisaran 18–23 derajat Celsius dengan kelembapan udara 69–99 persen.
Sementara Kota Pariaman diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 25–28 derajat Celsius dan kelembapan udara 78–94 persen.
Masyarakat di empat kota tersebut dapat menyiapkan payung atau jas hujan ketika beraktivitas di luar ruangan.
Solok, Sawahlunto dan Payakumbuh Berawan
Berbeda dengan empat kota tersebut, Kota Solok diprakirakan berawan dengan suhu 21–27 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada kisaran 60–94 persen.
Kota Sawahlunto juga diprakirakan berawan. Suhu diperkirakan mencapai 23–31 derajat Celsius dengan kelembapan udara 53–92 persen.
Sementara itu, Payakumbuh diprakirakan berawan dengan suhu 21–29 derajat Celsius dan kelembapan udara 52–95 persen.
Prakiraan Cuaca Bisa Berubah
Prakiraan tersebut merupakan hasil analisis teknologi pemodelan prediksi cuaca berbasis komputer atau Numerical Weather Prediction (NWP).
Kondisi cuaca yang terjadi di lapangan dapat berubah karena dipengaruhi berbagai faktor. Masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.(*)
Editor : Hendra Efison