PADEK.JAWAPOS.COM– UNIQLO menyalurkan bantuan senilai Rp11,1 miliar dan 30.000 pakaian untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Bantuan tersebut disebut telah menjangkau lebih dari 67.000 penerima melalui sejumlah organisasi mitra.
Bantuan tidak hanya berupa pakaian, tetapi juga mencakup dukungan air dan sanitasi, perlindungan anak dan perempuan, dukungan psikososial, serta pendidikan darurat bagi masyarakat terdampak bencana.
UNIQLO menyalurkan bantuan tersebut melalui sejumlah mitra, di antaranya Palang Merah Indonesia (PMI), Save the Children Indonesia, Plan International Indonesia, dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PM).
Dukungan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Bantuan pakaian menjadi salah satu bagian dari dukungan yang disalurkan bersama program kemanusiaan lainnya.
Selain bantuan untuk masyarakat terdampak bencana, UNIQLO juga mencatat sejumlah program sosial lainnya di Indonesia. Salah satunya program Satu untuk 1.000 yang berlangsung pada 1–31 Agustus 2026.
Melalui program tersebut, setiap transaksi pelanggan dikonversi menjadi donasi Rp1.000. Program itu menghasilkan bantuan Rp1 miliar dan 1.400 pakaian untuk 1.000 guru honorer melalui Kitabisa.
Para penerima program Satu untuk 1.000 tersebar di 176 sekolah di 12 provinsi. Sekitar 70 persen penerima berada di wilayah Indonesia Timur dan 69 persen penerima merupakan perempuan.
UNIQLO juga menjalankan program RE.UNIQLO Community Day pada September 2025 hingga Agustus 2026. Dari program tersebut, sebanyak 12.000 pakaian layak pakai disalurkan kepada 1.000 keluarga di Bekasi Barat.
Sementara itu, 600 kilogram pakaian yang sudah tidak layak pakai diproses bersama PABLE Indonesia menjadi sekitar 3.600 meter kain daur ulang.
Material tersebut direncanakan digunakan untuk membuat tas sekolah bagi anak-anak di wilayah terdampak bencana, khususnya Sumatra dan Aceh Utara serta sekitarnya.
Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial UNIQLO di Indonesia yang mencakup bantuan kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, serta pengelolaan pakaian untuk digunakan kembali atau didaur ulang.(*)
Editor : Hendra Efison