Dafi Ditemukan Meninggal, SAR Masih Cari Satu Warga Hilang di Galodo Solok

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 17:41 WIB
Satu korban galodo Solok ditemukan meninggal setelah terseret arus belasan kilometer, sementara satu warga lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Satu korban galodo Solok ditemukan meninggal setelah terseret arus belasan kilometer, sementara satu warga lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

PADEK.JAWAPOS.COM– Tim SAR gabungan menemukan Dafi, 20, warga yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah galodo menerjang Kabupaten Solok, Selasa (22/9/2026). Dafi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus sekitar 11 kilometer dari lokasi awal bencana.

Dengan ditemukannya Dafi, satu warga lainnya, Algusral, 59, masih dalam pencarian.

Sebelumnya, dua warga dilaporkan hilang setelah banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Senin (21/9/2026) malam.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Hendri, mengatakan tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di lokasi terdampak.

"Tim gabungan masih fokus melakukan pencarian terhadap warga yang hilang saat kejadian banjir bandang. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat agar proses pencarian berjalan maksimal," ujar Hendri, Selasa siang.

Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak pukul 18.00 WIB. Galodo kemudian menerjang kawasan Arosuka sekitar pukul 20.00 WIB.

Bencana berdampak pada Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, dan Jorong Linjuang Koto Tinggi, Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang.

Enam personel rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang diberangkatkan pukul 21.53 WIB. Empat rescuer Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Tanahdatar kemudian diberangkatkan pukul 23.05 WIB untuk mendukung operasi.

Tim gabungan mengevakuasi 32 warga terdampak. Data pukul 05.45 WIB juga mencatat empat orang mengalami luka-luka. Tiga orang mendapat perawatan di RSUD Arosuka dan satu orang di Semen Padang Hospital.

Informasi mengenai dua warga hilang diterima tim SAR pukul 09.33 WIB dari Alfan Alkadri. Mereka adalah Algusral, laki-laki 59 tahun, warga Jorong Pasar Usang, Nagari Koto Gadang Guguak, dan Dafi, laki-laki 20 tahun, warga Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus.

Operasi SAR melibatkan 619 personel dari Kantor SAR Padang, Unit Siaga SAR Tanahdatar, TNI, Polda Sumbar, Polres Kabupaten Solok, Brimob, BPBD, Satpol PP, Damkar, PMI, Dinas Kesehatan, PUPR, Dinas Perhubungan, MDMC, RAPI, Rumah Zakat, dan masyarakat.

Tim juga mengerahkan excavator, rescue car compartment, peralatan SAR air, mountaineering, evakuasi, ekstrikasi, medis, dan komunikasi.

Hingga Selasa (22/9/2026), pencarian Algusral masih berlangsung. Tim SAR gabungan tetap menyisir kawasan terdampak untuk menemukan warga yang masih hilang.(*)

Editor : Hendra Efison
Galodo Solok korban galodo Solok SAR Solok banjir bandang Solok Pencarian Korban