K9 Temukan Barang Milik Korban Galodo di Komplek Bupati Solok, Pencarian Algusral Dilanjutkan

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 14:55 WIB
Petugas memperlihatkan sejumlah barang dan identitas milik korban galodo Arosuka yang ditemukan Unit K9 Polda Sumbar di Komplek Perkantoran Bupati Solok, Kamis (24/9/2026). (Polda Sumbar)
Petugas memperlihatkan sejumlah barang dan identitas milik korban galodo Arosuka yang ditemukan Unit K9 Polda Sumbar di Komplek Perkantoran Bupati Solok, Kamis (24/9/2026). (Polda Sumbar)

PADEK.JAWAPOS.COM—Unit K9 Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat menemukan sejumlah barang pribadi milik Algusral, 59, korban galodo yang masih hilang di Kabupaten Solok, Kamis (24/9/2026).

Barang-barang tersebut ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB di area belakang Kantor BKPSDM, Komplek Perkantoran Bupati Solok.

Temuan itu menjadi petunjuk baru bagi Tim SAR gabungan untuk mempersempit area pencarian korban.

Anjing pelacak Unit K9 mengendus sejumlah barang yang diduga milik Algusral.

Barang yang ditemukan berupa celana panjang katun hitam, dompet berisi KTP, STNK, kartu BPJS, uang tunai, sandal sebelah kanan, serta pecahan tutup kepala senter berwarna merah.

Direktur Samapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas mengatakan, tim K9 bersama personel Subdit Gassum akan memaksimalkan penyisiran di sekitar lokasi penemuan barang.

"Tim K9 kami bersama personel Subdit Gassum berhasil mendeteksi keberadaan barang-barang milik korban di sekitar lokasi perkantoran Bupati Solok. Saat ini fokus kami adalah memaksimalkan area tersebut dengan menyisir secara teliti," ujar Andre, Kamis (24/9/2026).

Barang-barang yang ditemukan sementara dititipkan kepada anak korban, Afilka Hazani, 21, yang berada di lokasi pencarian.

Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan pencarian akan dilanjutkan dengan memanfaatkan teknologi yang dimiliki kepolisian.

Tim akan mengerahkan Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri tahun 2026 untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah material timbunan.

"Keluarga korban saat ini masih dalam kondisi berduka dan syok, sehingga kami mendampingi mereka secara persuasif. Setelah istirahat siang ini, tim akan melanjutkan pencarian dengan mengerahkan teknologi alat Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri tahun 2026," jelas Susmelawati.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan menemukan Dafi, warga Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus.

Dafi ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus sekitar 11 kilometer dari lokasi awal galodo.

Dengan ditemukannya Dafi, Algusral menjadi satu-satunya warga yang masih dalam pencarian setelah galodo menerjang Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Senin malam (21/9/2026).

Bencana tersebut terjadi di Jorong Arosuko, Nagari Batang Barus, serta Jorong Linjuang Koto Tinggi, Nagari Koto Gaek Guguk. (*)

Editor : Hendra Efison
Galodo Solok Algusral K9 Polda Sumbar Tim SAR kabupaten solok