4 Rumah Ibadah Terdampak Banjir Solok Jadi Prioritas Pemulihan Kemenag

Hendrian • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 20:53 WIB
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar H. Mustafa memaparkan capaian kinerja dan program inovasi 2025–2026 di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2026).
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar H. Mustafa memaparkan capaian kinerja dan program inovasi 2025–2026 di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Barat memprioritaskan pemulihan empat rumah ibadah yang terdampak banjir di Kabupaten Solok.

Empat fasilitas tersebut terdiri dari dua masjid dan dua musala. Berdasarkan laporan bidang teknis Kemenag Sumbar, kondisi kerusakan relatif ringan.

Lumpur yang masuk ke rumah ibadah tidak sampai merusak bagian dinding bangunan.

Dampak banjir lebih banyak mengenai perlengkapan rumah ibadah, terutama karpet dan sajadah.

Kemenag Sumbar akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi fasilitas yang terdampak sekaligus memastikan kebutuhan pemulihannya.

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar H. Mustafa, MA., mengatakan penanganan rumah ibadah dan madrasah yang terdampak bencana menjadi perhatian Kemenag.

Pemulihan fasilitas tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan pascabencana.

“Kementerian Agama selalu proaktif dan memprioritaskan recovery-nya,” kata Mustafa dalam pemaparan capaian kinerja dan program inovasi 2025–2026 di ruang kerja Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Kamis (24/9).

Peninjauan lapangan nantinya menjadi dasar bagi Kemenag untuk menentukan kebutuhan bantuan bagi dua masjid dan dua musala tersebut. Bantuan akan disalurkan bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sumbar.

Mustafa mengatakan langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan peninjauan lapangan agar kondisi dan kebutuhan rumah ibadah dapat diketahui secara langsung.

Upaya pemulihan tersebut sejalan dengan pelaksanaan Asta Protas Kementerian Agama, yang menjadi arah program prioritas Kemenag periode 2025–2029.

Salah satu program tersebut menekankan layanan keagamaan yang memberi dampak kepada masyarakat.

“Pencapaian yang kita lakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari Asta Protas Kementerian Agama. Capaian sudah direalisasikan bertujuan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Mustafa.

Pemaparan tersebut turut dihadiri Kabag Tata Usaha Kemenag Sumbar H. Edison, M.Ag., Kabid Pendidikan Madrasah Tan Gusli, Fil.I., MAP., MA., Kabid Pendidikan Agama dan Pendidikan Dr. H. Joben, S.Ag., MA., Kabid Umum Agama Islam Yosef Chairul, S.Ag., Pembimbing Masyarakat Hindu Harnelis, S.Ag., serta Pembimbing Masyarakat Buddha Muryadi Eko Priyanto, SE., MM.(*)

Editor : Hendra Efison
rumah ibadah terdampak pemulihan rumah ibadah UPZ Sumbar banjir Solok kemenag sumbar