SOLOK, PADEK.JAWAPOS.COM — Operasi pencarian dan pertolongan korban banjir bandang atau galodo di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, resmi berakhir setelah Tim SAR Gabungan menemukan korban hilang terakhir, Jumat (25/9/2026).
Korban bernama Agusral, 59, warga Jorong Pasar Usang, Nagari Koto Gadang Guguak, Kabupaten Solok, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB. Jasad korban ditemukan di Sektor 1, tepatnya di area belakang Kantor Bupati Solok, sebelum dievakuasi ke RSUD Arosuka.
Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Noer Isrodin Muchlisin, mengatakan dengan ditemukannya Agusral, seluruh target pencarian korban hilang akibat galodo di Kabupaten Solok telah terpenuhi.
“Dari hasil operasi SAR semenjak hari pertama adanya bencana banjir bandang atau galodo ini, ada dua orang yang hilang. Namun, Alhamdulillah pada Selasa yang satu sudah ditemukan dalam keadaan meninggal,” ujar Noer saat memberikan keterangan, Jumat (25/9/2026).
Korban pertama bernama Daffi, warga Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus. Tim SAR Gabungan menemukan dan mengevakuasi korban tersebut pada Selasa (22/9/2026).
Dengan ditemukannya Agusral, Basarnas menghentikan operasi SAR khusus di lokasi bencana karena tidak ada lagi korban yang tercatat dalam daftar pencarian.
Meski operasi khusus berakhir, Basarnas bersama seluruh potensi SAR tetap siaga di lapangan untuk membantu penanganan pascabencana. Tim juga siap merespons apabila muncul laporan baru terkait warga yang hilang.
“Jika misalnya ada potensi masyarakat mengadukan ataupun nanti ada dinamika yang baru, tentunya kami akan membuka kembali operasi SAR. Operasi SAR itu kan berdasarkan informasi laporan,” kata Noer.
Hingga Jumat (25/9/2026), Basarnas juga belum menerima laporan baru mengenai kemungkinan adanya korban lain. Warga yang mengalami luka akibat bencana telah mendapatkan penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan setempat.
Galodo sebelumnya menerjang kawasan Arosuka pada Senin malam (21/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Banjir bandang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Solok sejak sekitar pukul 18.00 WIB.
Dua wilayah yang terdampak parah berada di Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang. Titik terdampak meliputi Jorong Arosuko di Nagari Batang Barus serta Jorong Linjuang Koto Tinggi di Nagari Koto Gaek Guguak.(*)
Editor : Hendra Efison