Pertamina Periksa Pertalite di 6 SPBU Padang dan Agam, Tindaklanjuti Informasi Masyarakat

Hendra Efison • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 21:18 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PADEK.JAWAPOS.COM— Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengambil sampel Pertalite dari enam SPBU di Kota Padang dan Kabupaten Agam untuk pemeriksaan kualitas BBM. Langkah tersebut dilakukan setelah muncul informasi dan masukan masyarakat terkait kualitas Pertalite di sejumlah SPBU Sumatera Barat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan produk yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan.

Enam SPBU yang menjadi lokasi pengambilan sampel terdiri dari tiga SPBU di Kota Padang dan tiga lainnya di Kabupaten Agam. Di Padang, pemeriksaan dilakukan di SPBU 14.251.519 Sawahan, SPBU 14.252.521 Ranah, dan SPBU 14.252.582 Jati.

Sementara di Kabupaten Agam, sampel diambil dari SPBU 14.264.566, SPBU 13.261.073, dan SPBU 14.261.532.

Sampel tersebut selanjutnya diperiksa oleh Tim Pengendali Kualitas dan Kuantitas BBM di Integrated Terminal Teluk Kabung serta Lemigas, badan pengujian bahan bakar di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Pertamina melakukan pengecekan dan pengujian kualitas produk secara menyeluruh untuk memastikan kondisi produk di lapangan,” kata Fahrougi dalam keterangan resmi, Sabtu (26/9/2026).

Pertamina juga melakukan kroscek terhadap penerimaan BBM bersubsidi jenis JBKP serta hasil pengujian laboratorium terbaru. Berdasarkan sampling dan pengujian awal yang telah dilakukan di SPBU, Pertamina menyatakan tidak menemukan campuran air pada sampel Pertalite yang diperiksa. Nilai density sampel juga disebut berada sesuai spesifikasi yang ditetapkan.

Namun, pemeriksaan terhadap sampel dari enam SPBU tersebut masih dilakukan. Pengambilan sampel menjadi bagian dari proses untuk memperoleh gambaran kondisi produk di titik-titik penyaluran secara lebih menyeluruh.

Langkah pemeriksaan dilakukan setelah informasi mengenai dugaan Pertalite tercampur material asing beredar di media sosial. Informasi tersebut antara lain dikaitkan dengan wilayah Kota Padang dan Kota Bukittinggi.

Dalam salah satu video yang beredar di media sosial, sejumlah pemilik kendaraan memperlihatkan material dalam BBM yang disebut menyerupai semen. Pertamina menyatakan informasi dan masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pemantauan serta evaluasi kualitas produk dan pelayanan.

Pertamina menegaskan pengawasan kualitas BBM dilakukan mulai dari proses penerimaan, penyimpanan hingga penyaluran kepada masyarakat. Perusahaan juga menyatakan akan menyampaikan perkembangan pemeriksaan sesuai hasil pengujian di lapangan.

Masyarakat yang memiliki pertanyaan atau keluhan mengenai produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk mendapatkan informasi dan tindak lanjut.(*)

Editor : Hendra Efison
SPBU Padang SPBU Agam pertamina pertalite kualitas BBM