Asap Kiriman Kembali Selimuti Dharmasraya, Tak Ada Titik Api di Wilayah Setempat

Zulfia Anita • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 16:10 WIB
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani akan memasangkan masker kepada seorang bocah untuk mengantisipasi paparan kabut asap yang kembali menyelimuti wilayah tersebut.
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani akan memasangkan masker kepada seorang bocah untuk mengantisipasi paparan kabut asap yang kembali menyelimuti wilayah tersebut.

PADEK.JAWAPOS.COM — Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah kawasan di Kabupaten Dharmasraya, Selasa (29/9/2026) pagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya menyebut asap tersebut merupakan kiriman dari provinsi tetangga.

Kepala BPBD Dharmasraya Suherman Junaidi mengatakan tidak ditemukan titik api di wilayah Dharmasraya hingga Selasa.

"Sampai hari ini tidak ada titik api di Dharmasraya," kata Suherman.

Menurut dia, kondisi udara di Dharmasraya sempat membaik dalam beberapa hari terakhir setelah wilayah tersebut diguyur hujan. Namun, kabut asap kembali terlihat pada Selasa pagi.

"Memang beberapa hari yang lalu cuaca sempat cerah, namun hal itu dikarenakan hujan yang turun beberapa hari," ujarnya.

Kembalinya kabut asap tersebut juga diikuti penurunan kualitas udara. Berdasarkan pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dharmasraya pada Selasa (29/9) pukul 04.00 WIB, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat 103. Sementara itu, Air Quality Index (AQI) mencapai 152.

Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat, khususnya pelajar, perlu disesuaikan dengan kualitas udara. Dinas Pendidikan Dharmasraya tetap melaksanakan proses belajar mengajar pada Selasa, tetapi meminta sekolah meniadakan seluruh kegiatan di luar ruangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya Bobby Perdana Riza mengatakan kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap paparan udara yang kualitasnya sedang tidak sehat.

Kegiatan seperti upacara, baris-berbaris, olahraga, serta aktivitas pembelajaran di luar ruangan untuk sementara ditiadakan.

Dinas Pendidikan juga mengimbau siswa menggunakan masker, terutama ketika berada di luar ruangan maupun saat perjalanan menuju dan pulang dari sekolah.

"Bagi yang mempunyai riwayat gangguan, diperbolehkan daring," kata Bobby.

Kabut asap di Dharmasraya sebelumnya sempat berangsur berkurang setelah hujan turun selama beberapa hari. Kondisi udara yang lebih cerah kemudian kembali berubah pada Selasa pagi ketika kabut asap terlihat menyelimuti sejumlah kawasan.

BPBD Dharmasraya memastikan hingga Selasa tidak terdapat titik api di wilayah setempat. Dengan demikian, kabut asap yang dirasakan masyarakat menurut BPBD berasal dari wilayah lain di luar Dharmasraya.(*)

Editor : Hendra Efison
kualitas udara ISPU kabut asap BPBD Dharmasraya dharmasraya