Transaksi SPKLU Sumbar Naik 4,5 Kali Lipat, PLN Buka SPKLU Center Pertama

Hendra Efison • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 18:17 WIB
SPKLU Center pertama di Sumatera Barat resmi diluncurkan di Kantor PLN UID Sumatera Barat, Padang, Kamis (1/10/2026), dilengkapi lima pengisi daya Ultra Fast Charging.
SPKLU Center pertama di Sumatera Barat resmi diluncurkan di Kantor PLN UID Sumatera Barat, Padang, Kamis (1/10/2026), dilengkapi lima pengisi daya Ultra Fast Charging.

PADEK.JAWAPOS.COM–Transaksi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Sumatera Barat meningkat sekitar 4,5 kali lipat hingga Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama pada 2025. Di tengah peningkatan pemanfaatan tersebut, PLN membuka SPKLU Center pertama di Sumatera Barat.

SPKLU Center tersebut berada di Kantor PLN UID Sumatera Barat, Padang, dan diluncurkan pada Kamis (1/10/2026). Fasilitas itu dilengkapi lima unit pengisi daya berteknologi Ultra Fast Charging.

General Manager PLN UID Sumatera Barat Ririn Rachmawardini mengatakan penguatan infrastruktur SPKLU terus dilakukan untuk memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di Sumatera Barat.

Hingga saat ini, terdapat 102 unit SPKLU di Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, 93 unit dikelola PLN.

Selain transaksi yang meningkat 4,5 kali lipat, energi listrik yang tersalurkan melalui SPKLU hingga Agustus 2026 juga naik sekitar 4,4 kali lipat dibandingkan 2025. Data tersebut menunjukkan peningkatan pemanfaatan fasilitas pengisian kendaraan listrik di Sumatera Barat.

Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM Andriah Feby Misna mengatakan kehadiran SPKLU Center menjadi bagian dari upaya memperluas akses pengisian daya sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap BBM dan menekan emisi.

“Peresmian SPKLU Center pertama di Sumatera Barat merupakan langkah strategis dalam memperluas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik sekaligus mendukung percepatan transisi energi nasional,” ujar Andriah.

Menurutnya, teknologi Ultra Fast Charging pada fasilitas tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik sekaligus mendorong peningkatan adopsinya di Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengapresiasi kehadiran SPKLU Center tersebut. Ia menyebut pengembangan infrastruktur kendaraan listrik menjadi bagian dari transformasi energi dan transportasi menuju sistem mobilitas yang lebih berkelanjutan.

“Peresmian SPKLU Center pertama di Sumatera Barat bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi merupakan simbol transformasi energi dan transportasi menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany Ghana Akmalaputri mengatakan PLN ingin memastikan akses pengisian kendaraan listrik semakin mudah, baik di kawasan perkotaan, destinasi wisata, maupun sepanjang jalur lintas Sumatera.

“Peresmian SPKLU Center pertama di Sumatera Barat bukan sekadar menghadirkan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik, melainkan langkah nyata PLN dalam menyiapkan infrastruktur mobilitas masa depan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” katanya.

Pengembangan SPKLU juga diarahkan untuk mendukung aktivitas perjalanan antardaerah. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan pengisian daya bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan di Sumatera Barat, termasuk wisatawan.

Ririn menegaskan penguatan infrastruktur akan dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, mitra usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan infrastruktur dan meningkatkan kualitas layanan pengisian daya.

Dengan tambahan SPKLU Center, PLN berharap peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Barat dapat diikuti dengan ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang semakin mudah diakses masyarakat.(*)

Editor : Hendra Efison
energi listrik SPKLU Sumbar kendaraan listrik pln sumbar transportasi