PADEK.JAWAPOS.COM — Harga bawang merah di Pasaman Barat dan Payakumbuh relatif stabil, tetapi aktivitas jual beli di sejumlah pedagang Payakumbuh mulai mengalami penurunan.
Di Pasaman Barat, harga bawang merah pada Sabtu (3/10/2026) berada di angka Rp30 ribu per kilogram. Harga tersebut bertahan dalam beberapa hari terakhir tanpa perubahan berarti.
Pedagang bawang merah di Pasaman Barat, Yeni (43), mengatakan harga Rp30 ribu per kilogram masih mengikuti kondisi pasokan yang diterimanya.
“Untuk sekarang harganya Rp30 ribu sekilo. Masih segitu, belum ada perubahan,” katanya.
Menurut Yeni, perubahan harga tidak terlalu memengaruhi pembelian. Bawang merah tetap dibutuhkan masyarakat untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
“Kalau harga naik atau turun, saya rasa tidak terlalu berpengaruh, karena bawang sudah menjadi bahan yang dibutuhkan,” ujar Yeni.
Salah seorang pembeli, Ita (35), juga mengatakan tetap membeli bawang merah sesuai kebutuhan rumah tangga. Aktivitas pembelian di pasar masih berlangsung seperti biasa.
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di Pasar Ibuah, Payakumbuh. Pada Selasa (29/9/2026), harga bawang merah berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih sekitar Rp28 ribu per kilogram.
Pedagang bawang, Danu (26), mengatakan harga bawang masih relatif stabil dan pembelian masyarakat juga masih berjalan.
“Untuk harga bawang saat ini masih stabil. Pembeli juga masih stabil,” kata Danu.
Bawang merah yang dijual Danu berasal dari kawasan Solok dan Alahan Panjang. Sementara bawang putih yang dipasarkan merupakan komoditas impor dari China.
Pedagang lainnya, Ramli (30), mengatakan harga bawang merah berbeda berdasarkan asalnya. Bawang merah Alahan Panjang dijual sekitar Rp36 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah asal India sekitar Rp20 ribu per kilogram.
Menurut Ramli, harga bawang merah Alahan Panjang mengalami kenaikan. Sebelumnya, harganya berada di bawah Rp30 ribu atau sekitar Rp28 ribu per kilogram.
“Kenaikan harga biasanya karena cuaca. Kalau barang sulit masuk, harga naik. Saat harga naik, daya beli masyarakat ikut turun,” ujarnya.
Ramli menyebut sebagian pasokan bawang yang masuk ke pasar berasal dari Padang Panjang. Bawang merah lokal Indonesia yang beredar, katanya, umumnya berukuran lebih kecil.
Pedagang lainnya, Rojer (42), mengatakan harga bawang merah Solok berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram. Sementara bawang merah asal India sekitar Rp20 ribu per kilogram.
Untuk bawang putih impor asal China, harganya sekitar Rp32 ribu per kilogram. Menurut Rojer, harga tersebut masih tergolong stabil.
Meski demikian, Rojer mengaku aktivitas jual beli di lapaknya mengalami penurunan. Jumlah pelanggan yang berbelanja disebut berkurang dalam beberapa waktu terakhir.
“Untuk harga bawang sendiri stabil. Tapi jual beli turun,” katanya.(*)
Editor : Hendra Efison