Penumpang WNA di Sicincin Tumbuh 212 Persen, KAI Sumbar Catat 5.427 Pelanggan hingga Agustus

Hendra Efison • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:43 WIB
Stasiun Sicincin menjadi salah satu stasiun KAI Divre II Sumbar yang mencatat pertumbuhan pelanggan WNA pada Januari–Agustus 2026.
Stasiun Sicincin menjadi salah satu stasiun KAI Divre II Sumbar yang mencatat pertumbuhan pelanggan WNA pada Januari–Agustus 2026.

PADEK.JAWAPOS.COM— Jumlah warga negara asing (WNA) yang menggunakan layanan kereta api di Sumatera Barat meningkat pada Januari–Agustus 2026. Pertumbuhan paling tinggi secara persentase tercatat di Stasiun Sicincin yang mencapai 212 persen.

KAI Divre II Sumatera Barat mencatat 5.427 pelanggan WNA hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut meningkat 6,70 persen dibandingkan periode Januari–Agustus 2025 yang mencapai 5.086 pelanggan.

Di Stasiun Sicincin, jumlah pelanggan WNA meningkat dari 25 orang pada Januari–Agustus 2025 menjadi 78 orang pada periode yang sama 2026. Kenaikan tersebut mencapai 212 persen.

Pertumbuhan juga terjadi di Stasiun Kuraitaji. Jumlah pelanggan WNA naik dari 79 menjadi 154 orang atau tumbuh 94,94 persen. Stasiun Kayutanam meningkat dari 44 menjadi 78 pelanggan atau tumbuh 77,27 persen.

Sementara itu, stasiun dengan jumlah pelanggan lebih besar juga mencatat peningkatan. Stasiun Padang naik dari 1.071 menjadi 1.338 pelanggan, atau tumbuh 24,93 persen.

Stasiun Pariaman meningkat dari 560 menjadi 679 pelanggan, atau tumbuh 21,25 persen. Sedangkan Stasiun Air Tawar naik dari 421 menjadi 443 pelanggan, atau tumbuh 5,23 persen.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat Reza Shahab mengatakan pertumbuhan pelanggan WNA menjadi salah satu indikator pemanfaatan layanan kereta api oleh masyarakat internasional di Sumatera Barat.

“Pertumbuhan pelanggan WNA sebesar 6,70 persen pada periode Januari hingga Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi gambaran positif terhadap pemanfaatan layanan kereta api lokal,” ujar Reza.

Menurut Reza, pertumbuhan pelanggan WNA tidak hanya terjadi pada satu stasiun. Kondisi tersebut terlihat dari peningkatan jumlah pelanggan di sejumlah titik layanan dengan karakteristik berbeda.

“Pertumbuhan di berbagai stasiun menjadi hal yang menarik untuk terus kami cermati. Tidak hanya melihat besarnya angka secara persentase, kami juga melihat persebaran pelanggan WNA di berbagai titik layanan,” jelasnya.

Berdasarkan akumulasi 2022 hingga Agustus 2026, Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan WNA tertinggi, yakni 10.229 pelanggan. Berikutnya Stasiun Padang sebanyak 5.681, Stasiun Pariaman 2.889, dan Stasiun Air Tawar 1.861 pelanggan.

Khusus Januari–Agustus 2026, BIM mencatat 1.345 pelanggan WNA dan Stasiun Padang 1.338 pelanggan. Dua stasiun tersebut menyumbang sekitar 49,45 persen dari total pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar hingga Agustus.(*)

Editor : Hendra Efison
WNA naik kereta Stasiun Sicincin pelanggan WNA KAI Sumbar