Velodrome Rimbo Data Ingin Dibangkitkan, KONI Sumbar Bidik Kejurnas Balap Sepeda

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 10:24 WIB
KONI Sumbar mendorong pembenahan Velodrome Rimbo Data, mulai penuntasan status aset hingga rencana menggelar Kejurnas balap sepeda.
KONI Sumbar mendorong pembenahan Velodrome Rimbo Data, mulai penuntasan status aset hingga rencana menggelar Kejurnas balap sepeda.

PADEK.JAWAPOS.COM— Pelaksanaan balap sepeda Porprov XVI Sumatera Barat 2026 di Velodrome Rimbo Data, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, menjadi momentum untuk menghidupkan kembali fasilitas olahraga tersebut.

Wakil Ketua Umum IV KONI Sumatera Barat, Reidho Deskumar, mendorong agar Velodrome Rimbo Data tidak hanya digunakan saat ajang olahraga daerah, tetapi dimaksimalkan sebagai pusat kegiatan balap sepeda.

Menurut Reidho, fasilitas tersebut memiliki nilai strategis karena disebut sebagai satu-satunya velodrome terbesar di Sumatera.

“Sebab fasilitas olahraga ini cukup megah dan sayang untuk disia-siakan. Apalagi fasilitas olahraga ini satu-satunya yang terbesar di Sumatera,” tegas Reidho.

Status Aset Jadi Persoalan Utama

Reidho mengatakan, langkah pertama untuk menghidupkan kembali Velodrome Rimbo Data adalah memperjelas status aset fasilitas tersebut.

“Langkah pertama adalah menjelaskan status aset dari velodrome itu sendiri. Selama ini velodrome tidak bisa direnovasi karena status asetnya masih belum jelas,” ungkapnya.

Informasi yang beredar di lapangan menyebut aset velodrome dimiliki Pemprov Sumbar. Namun, ada pula informasi yang menyebut fasilitas tersebut merupakan aset Pemko Padang.

Menurut Reidho, ketidakjelasan status aset tersebut selama ini menjadi persoalan karena perbaikan tidak dapat dianggarkan secara jelas.

KONI Sumbar, kata dia, akan berupaya menuntaskan persoalan tersebut.

“KONI Sumbar ke depan akan menuntaskan permasalahan aset velodrome ini,” janjinya.

Setelah status aset jelas, langkah berikutnya adalah mencari sumber pendanaan untuk memperbaiki fasilitas tersebut.

“Kemudian berupaya mencari pendanaan melalui APBD atau dari berbagai pihak lainnya untuk memperbaiki velodrome ini,” lanjutnya.

Targetkan Kejurnas Balap Sepeda

Reidho tidak berhenti pada rencana renovasi. Ia juga menyiapkan target pemanfaatan Velodrome Rimbo Data setelah fasilitas tersebut diperbaiki.

“Jika sudah dilakukan renovasi, kita bakal gelar Kejurnas balap sepeda di sini. Sebagai momen pula bagi balap sepeda Sumbar untuk bangkit kembali menuju kejayaan, seperti kejayaan yang pernah digapai era 1980-an,” pungkas Reidho.

Velodrome Rimbo Data sendiri disebut memiliki nilai historis bagi balap sepeda Sumatera Barat. Fasilitas tersebut diresmikan Gubernur Hasan Basri Durin pada era 1990-an dan menjadi saksi kejayaan balap sepeda Sumbar pada era 1980-an.

Pelaksanaan Porprov XVI di Velodrome Rimbo Data saat ini menjadi momentum untuk kembali memanfaatkan fasilitas tersebut. Bagi KONI Sumbar, pembenahan status aset dan renovasi menjadi tahapan awal sebelum mengarah pada pemanfaatan yang lebih besar, termasuk menggelar Kejurnas balap sepeda.(*)

Editor : Hendra Efison
Velodrome Rimbo Data balap sepeda Sumbar Kejurnas balap sepeda koni sumbar