Video Kegaduhan Penumpang KA Lembah Anai Beredar, KAI Sumbar Minta Keluhan Disampaikan ke Petugas

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:12 WIB
KAI Sumbar mengimbau penumpang menjaga ketertiban setelah kegaduhan KA Lembah Anai, serta melaporkan gangguan kepada petugas.
KAI Sumbar mengimbau penumpang menjaga ketertiban setelah kegaduhan KA Lembah Anai, serta melaporkan gangguan kepada petugas.

PADEK.JAWAPOS.COM— PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali mengimbau penumpang menjaga ketertiban dan kenyamanan selama perjalanan kereta api.

Imbauan itu disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial terkait kegaduhan antarpenumpang di atas KA Lembah Anai relasi Padang–Kayutanam pada Rabu (30/9).

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan kejadian bermula ketika rombongan penumpang naik dari Stasiun Lubuk Buaya menuju Kayutanam.

Aktivitas percakapan dengan suara yang dinilai mengganggu kenyamanan penumpang lain kemudian mendapat teguran dari petugas pelayanan kereta api (Walka).

“Petugas telah memberikan teguran pertama agar penumpang menjaga ketertiban dan kenyamanan selama perjalanan. Namun, setelah beberapa waktu, kondisi serupa kembali terjadi sehingga petugas memberikan teguran kedua secara tegas,” ujar Reza.

Petugas Lerai Perselisihan dan Tawarkan Pindah Kereta

Dalam situasi tersebut, salah seorang penumpang yang merasa terganggu turut menegur rombongan tersebut. Teguran itu kemudian berkembang menjadi perselisihan antarpengguna jasa.

Petugas yang berada di dalam kereta segera melerai pihak-pihak yang terlibat dan mengupayakan penyelesaian secara persuasif agar situasi tidak berkembang lebih lanjut.

“Petugas segera melakukan penanganan untuk mencegah situasi semakin meluas. Setelah diberikan pemahaman dan arahan, petugas juga menawarkan kepada penumpang yang terlibat untuk berpindah ke rangkaian kereta lainnya. Penumpang bersedia, sehingga situasi di dalam kereta api kembali aman dan terkendali,” jelas Reza.

Selain penanganan langsung, petugas menyampaikan imbauan melalui pengumuman kepada seluruh penumpang agar menjaga ketenangan, tidak mengganggu kenyamanan pengguna jasa lainnya, serta menghormati hak setiap penumpang untuk memperoleh perjalanan yang aman dan nyaman.

KAI Minta Penumpang Tidak Menegur Sendiri

KAI mengingatkan bahwa kereta api merupakan ruang publik yang digunakan bersama. Setiap pelanggan memiliki tanggung jawab menjaga suasana perjalanan tetap tertib, antara lain dengan berbicara dalam volume suara yang wajar, tidak membuat kegaduhan, tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu penumpang lain, serta mengikuti arahan petugas selama perjalanan.

“Kenyamanan di dalam kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menghargai, menjaga tutur kata dan perilaku, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik,” tegas Reza.

KAI juga mengimbau penumpang yang merasa terganggu agar tidak mengambil tindakan sendiri yang berpotensi memperbesar persoalan. Setiap keluhan atau gangguan selama perjalanan dapat segera disampaikan kepada petugas kereta api agar ditangani secara tepat dan terukur.

“Kami mengapresiasi pelanggan yang turut menjaga ketertiban. Namun, apabila terdapat kondisi yang mengganggu kenyamanan, silakan segera laporkan kepada petugas. Petugas akan membantu menangani dan mencarikan solusi terbaik sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup Reza.

KAI Divre II Sumbar berkomitmen memberikan pelayanan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tertib. KAI mengajak seluruh pelanggan bersama-sama menciptakan budaya perjalanan yang saling menghormati karena keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama.(*)

Editor : Hendra Efison
kegaduhan penumpang ketertiban kereta api KAI Divre II Sumbar Kereta Api Sumbar KA Lembah Anai