PADEK.JAWAPOS.COM — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat telah membentuk Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) di 118 dari 179 kecamatan. Artinya, masih ada 61 kecamatan yang menjadi pekerjaan rumah pengurus untuk menuntaskan pembentukan struktur partai di tingkat kecamatan.
Capaian tersebut disampaikan Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, saat pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB di 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat untuk masa bakti 2026–2031 di The ZHM Premiere Hotel Padang, Selasa (13/10/2026).
Firdaus mengapresiasi pengurus DPC yang telah membentuk DPAC di wilayah masing-masing. Ia meminta seluruh pengurus melanjutkan upaya tersebut hingga struktur partai terbentuk di seluruh kecamatan.
“Alhamdulillah, kita patut memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus. Sumatera Barat sudah mencapai 70 persen dalam pembentukan DPAC,” ujar Firdaus.
Berdasarkan data yang disampaikannya, PKB telah membentuk DPAC di 118 kecamatan dari total 179 kecamatan di Sumatera Barat. Dengan capaian itu, pembentukan kepengurusan di 61 kecamatan lainnya masih harus dituntaskan.
Pengurus DPC Diminta Perkuat Organisasi
Pengukuhan pengurus DPC PKB dilakukan oleh pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Rico Alviano, yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PKB. Acara tersebut dihadiri hampir 500 kader dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Dalam arahannya, Rico meminta pengurus DPC yang baru dikukuhkan meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan amanah partai. Ia mengingatkan agar jabatan dalam struktur organisasi tidak hanya dipandang sebagai kedudukan.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab moral, ideologis, dan sejarah untuk menjaga kehormatan partai, mengabdi kepada rakyat, serta menegakkan nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan dalam keberagaman,” kata Rico.
Pengurus DPC yang baru dikukuhkan akan menjalankan tugas untuk periode 2026–2031. Firdaus berharap mereka dapat bekerja sama mempercepat pembentukan DPAC agar struktur PKB semakin merata hingga tingkat kecamatan.
Perempuan Bangsa Sumbar Turut Dikukuhkan
Dalam agenda yang sama, kepengurusan DPW Perempuan Bangsa Sumatera Barat juga dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031. Perempuan Bangsa merupakan organisasi sayap PKB.
Ketua DPW Perempuan Bangsa Sumbar, Cempaka Tanjung, mengatakan penguatan peran perempuan menjadi bagian penting dalam memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperluas kontribusi perempuan dalam pembangunan di berbagai sektor.
“Perempuan harus bergerak bersama dan berdaya bersama. Kita ingin perempuan semakin berkontribusi nyata dalam pembangunan di seluruh sektor,” ujar Cempaka. (cc1)