Pertamina Tambah Pasokan Solar di Padang Jadi 403 Ribu Liter per Hari

Hendra Efison • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:47 WIB
Mobil tangki BBM mengisi bahan bakar di IT Teluk Kabung, Kota Padang.
Mobil tangki BBM mengisi bahan bakar di IT Teluk Kabung, Kota Padang.

PADEK.JAWAPOS.COM— PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkatkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di Kota Padang dari rata-rata 340 ribu liter menjadi 403 ribu liter per hari pada Oktober 2026, atau naik sekitar 18 persen, untuk mengantisipasi antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pertamina juga memperkuat pengawasan transaksi, mengoptimalkan pengaturan antrean, dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta kepolisian untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di Kota Padang.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan perusahaan terus mengoptimalkan pasokan dan pengawasan penyaluran BBM guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami terus mengoptimalkan penyaluran Solar melalui penambahan pasokan dan penguatan pengawasan transaksi di SPBU."

Kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendukung penanganan antrean secara terpadu. Di sisi lain, setiap informasi dan keluhan masyarakat terkait kualitas Pertalite tetap menjadi perhatian kami dan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan serta pengujian sesuai prosedur,” ujar Fahrougi.

Pasokan Solar Naik, Penanganan Antrean Diperkuat

Pertamina meningkatkan penyaluran Solar sebagai langkah mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan BBM di Kota Padang.

Selain menambah pasokan, perusahaan mengaktifkan seluruh petugas marshal di SPBU untuk membantu mengatur antrean kendaraan.

Pertamina juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Polda Sumatera Barat, dan Pemerintah Kota Padang untuk membahas penanganan antrean secara terpadu.

Sejumlah langkah yang dibahas meliputi pembentukan tim pengurai antrean, pemanfaatan Terminal Koto Lalang sebagai kantong parkir, serta rencana pembatasan kendaraan yang dapat memasuki area dalam Kota Padang.

Langkah-langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pengaturan lalu lintas kendaraan yang mengantre BBM dan menjaga kelancaran distribusi di wilayah perkotaan.

Pertamina menyatakan koordinasi lintas kelembagaan menjadi bagian dari upaya penanganan antrean, selain peningkatan pasokan dan pengawasan transaksi di SPBU.

Pertamina Perketat Pengawasan Transaksi BBM

Dari sisi pengawasan, Pertamina Patra Niaga menganalisis data transaksi untuk mengidentifikasi potensi pembelian berulang yang tidak sesuai ketentuan.

Perusahaan juga mengajukan permohonan penghapusan nomor polisi kendaraan yang teridentifikasi melakukan transaksi berulang sesuai mekanisme yang berlaku.

Pertamina bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), sebagai mitra pengelola lembaga penyalur resmi, berkomitmen menindaklanjuti ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM kepada masyarakat.

Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan konsumen tetap terpenuhi.

Sampel Pertalite Diuji di Laboratorium Lemigas

Selain menangani antrean Solar, Pertamina menindaklanjuti informasi dan keluhan masyarakat mengenai kualitas Pertalite di Sumatera Barat.

Perusahaan telah memeriksa sejumlah SPBU dan mengambil sampel Pertalite dari beberapa titik, termasuk Integrated Terminal Teluk Kabung.

Sampel tersebut kemudian menjalani pengujian lebih lanjut di Laboratorium Lemigas Jakarta.

Berdasarkan hasil pengujian Lemigas terhadap sampel yang diperiksa, Pertalite dinyatakan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah.

Meski demikian, Pertamina tetap menelusuri dan memverifikasi laporan konsumen untuk memastikan setiap keluhan mendapat tindak lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyatakan akan terus mengevaluasi penyaluran BBM, memperkuat pengawasan terhadap lembaga penyalur, dan menjaga koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

Masyarakat yang mengalami kendala atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.(*)

Editor : Hendra Efison
pasokan solar Padang kualitas Pertalite pengawasan SPBU Sumbar antrean BBM Padang Pertamina Patra Niaga Sumbagut