Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Waspada Kejahatan Modus Pocong

Redaksi • Jumat, 5 Juni 2026 | 09:05 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jagat media sosial dan grup WhatshApp di Kota Padang beberapa hari ini dihebohkan isu kemunculan sosok pocong. Bahkan live di TikTok. Sosok pocong dinarasikan mendatangi rumah warga di atas pukul 00.00. Lalu mengetuk pintu dan menurunkan skring listrik. Jika pintu dibuka oleh pemilik rumah, maka si pocong langsung mengancam dengan sajam. TKPnya disebutkan di Koronggadang, Kalumbuk atau dekat Basko City Mall (BCM).

Ada juga beredar video warga ramai-ramai mendatangi suatu tempat di pinggir jalan yang dikatakan tempat pocong barusan beraksi. Dikejar warga, sosok itu melarikan diri. Tidak hanya satu. Disebutkan satu pocong tiga tuyul. Apa sudah berhasil beraksi, ada korban atau belum? Ada pocong yang tertangkap?  Tak ada penjelasan. Hanya isi pesan berantai tersebut diminta warga berhati-hati. Jika ada yang mengetuk pintu rumah dinihari disertai mematikan lampu, jangan bukakan pintu!

Menyikapi kondisi tersebut, warga pun berinisiatif melaporkan kepada pihak berwenang. Sebab isu tersebut telah meresahkan masyarakat dan menebarkan ketakutan. Apalagi jika penghuni rumah tidak ada laki-laki, terpencil atau anak-anak kos yang terpisah dengan rumah pemilik kos. Jelas mereka ketakutan bila malam. Edannya, isu pocong berkedok kejahatan ini sebelumnya juga beredar di Pesisir Selatan dan Payakumbuh. Modusnya relatif sama. Tidak mungkin kebetulan. Bisa saja mereka satu komplotan. Tersebar di mana-mana.

Dalam waktu yang hampir bersamaan di Tangerang Banten juga beredar berita yang sama. Bahkan video dan foto di media sosial menunjukkan sosok berpakaian putih mendatangi rumah warga. Di Ciputat Timur, muncul informasi pocong terlihat di lapangan bola sambil membawa golok. Beredar kabar seorang warga terluka akibat aksi pocong tersebut. Sebelumnya masyarakat di sejumlah daerah di Jawa Timur juga dibuat takut oleh teror pocong. Jelas aksi mereka terorganisir. Bukan sekadar menakut-nakuti.

Zaman sekarang makin beragam modus kejahatan. Kesulitan ekonomi dan tingginya angka pengangguran memicu tingkat kriminalitas meningkat. Diperparah masifnya peredaran narkoba yang menyasar kalangan bawah. Tak punya uang, pecandu nekat mencuri untuk mendapatkan barang haram tersebut. Sehingga pencurian pun marak.

Untuk itu, keamanan lingkungan harus ditingkatkan. Pihak berwenang harus bisa mengungkap dan menangkap pelaku atau pocong jadi-jadian ini agar tidak lagi menebar teror. Untuk Kota Padang aktifkan peran Dubalang kota untuk menjaga keamanan lingkungan masyarakat. Pol PP Padang pun harus menggencarkan patroli di malam hari ke titik-titik  rawan kejahatan.

Masyarakat pun mesti ikut berperan menjaga keamanan lingkungan masinag-masing. Aktifkan kembali siskamling atau ronda di wilayah masing-masing. Bila ada gerak-gerik yang mencurigakan awasi dan jangan biarkan beraksi.  Masyarakat diminta senantiasa tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas. Bagi kaum hawa jangan suka pakai perhiasan emas berlebihan karena  bisa mengundang aksi kejahatan. (*)

Editor : Adriyanto Syafril
#tajuk rencana #pocong begal