Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemimpin Harus Dahulukan Kepentingan Rakyat

Novitri Selvia • Senin, 18 September 2023 | 11:45 WIB
ARAHAN: Ketua MTI Padang, Rosniati Hakim, memberikan sambutan jelang dimulainya pengajian yang mengusung tema ”Politik Menurut Hukum Islam”, di Musala Kelurahan Limau Manis Selatan, pada Minggu (17/9).(IST)
ARAHAN: Ketua MTI Padang, Rosniati Hakim, memberikan sambutan jelang dimulainya pengajian yang mengusung tema ”Politik Menurut Hukum Islam”, di Musala Kelurahan Limau Manis Selatan, pada Minggu (17/9).(IST)
Di tengah politik yang semakin kompleks dan penuh dengan perdebatan, masyarakat diajak untuk lebih cermat dalam memilih pemimpin yang memiliki kemampuan memimpin dengan memegang prinsip utama, yaitu mendahulukan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi.

Pesan ini disampaikan oleh Rafdi St, dalam pengajian yang bertema “Politik Menurut Hukum Islam”, di Mushalla Kelurahan Limau Manis Selatan, pada Minggu (17/9). Pengajian ini dihadiri seluruh anggota MTI dari Kelurahan Limau Manis Selatan.

Dalam pengajiannya, Rafdi St. memberikan gambaran pentingnya pemimpin yang mampu mengemban tugas dan tanggung jawab dengan integritas, serta tidak terjebak dalam ego pribadi. Ia mengambil contoh dari kehidupan Baginda Nabi Muhammad SAW yang terkenal karena komitmennya dalam memimpin dan selalu mementingkan umatnya.

Pada awal dakwahnya di Mekah, Nabi Muhammad SAW menghadapi kerasnya perlawanan dari kaum kafir. Mereka bahkan mencoba menggoda Nabi SAW dengan janji kerajaan, kekayaan, dan wanita tercantik jika Nabi SAW berhenti menyebarkan agama Islam.

Namun, Nabi SAW dengan tegas menolak tawaran tersebut demi kepentingan yang lebih besar, yakni menyebarkan ajaran agama Islam.

Dari kisah ini, Rafdi St. mengajak masyarakat untuk memahami bahwa mencapai kemuliaan dan kepemimpinan harus dilakukan dengan cara-cara yang benar dan sesuai dengan nilai-nilai kebaikan. “Tujuan kita adalah untuk kebaikan, untuk menjaga bangsa, menjaga umat. Oleh karena itu, caranya juga harus benar dan baik,” ungkapnya.

Ia juga menekankan agar politik tidak boleh menjadi alat untuk menjatuhkan sesama dan menggunjingkan orang lain. Kepentingan pribadi yang tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat dapat menghancurkan apa yang seharusnya menjadi tanggung jawab bersama.

Ketua MTI Padang, Rosniati Hakim, menambahkan bahwa pengajian ini membahas peran politik dalam Islam, khususnya dalam mencari pemimpin yang dapat dipercaya dan berkomitmen untuk melayani masyarakat lebih dari dirinya sendiri.

“Saat ini, kita sedang menghadapi tahun-tahun politik yang penuh dengan perdebatan dan isu-isu hangat. Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana mencari pemimpin yang benar-benar bertanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Rosniati Hakim juga mengatakan bahwa peserta pengajian merasa mendapatkan wawasan yang berharga tentang bagaimana memilih pemimpin yang dapat membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Hal ini menjadi penting mengingat situasi politik yang semakin kompleks dan penuh dengan tantangan. “Dalam dunia politik yang penuh dengan dinamika, pesan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memilih pemimpin yang mendedikasikan dirinya untuk kepentingan masyarakat dan negara, bukan hanya kepentingan diri sendiri,” hematnya.

“Dengan cara ini, diharapkan pemimpin yang terpilih akan mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat,” pukas Rosniati. (s) Editor : Novitri Selvia
#Rafdi ST #Rosniati Hakim #MTI Padang