Musrenbang itu bertema “Peningkatan Perekonomian Daerah dan Kualitas Pelayanan Publik melalui Program Unggulan Daerah”. Bupati Tanahdatar Eka Putra menyampaikan, musrenbang RKPD kegiatan yang sangat strategis dan penting.
Selain untuk melaksanakan amanah Undang–Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Perencanaan Pembangunan Nasional, juga untuk menyusun program dan kegiatan yang produktif dan inovatif, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke arah yang lebih baik.
“Musrenbang tahun ini memiliki makna yang sangat penting, karena menjadi penjabaran tahun ketiga dari RPJMD Tanahdatar, di masa kepemimpinan kami bersama wakil bupati. Oleh karena itu, kami membutuhkan dukungan bapak/ibu sekalian dalam upaya bersama-sama membangun Tanahdatar tercinta ini,” ujar Eka.
Berkaitan dengan kondisi saat ini dan perkiraan tahun 2024, Eka mengajak agar mencermati bersama beberapa isu strategis dan permasalahan yang masih menjadi kendala dan tantangan di kabupaten ini, hal tersebut tentunya dapat dijadikan dasar dalam penentuan program dan kegiatan.
Dalam penyusunan RKPD 2024, sambungnya, beberapa isu strategis yang harus menjadi dasar di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang belum optimal, masih rendahnya daya saing, nilai tambah komoditas unggulan pertanian dan produktivitas UMKM, peningkatan infrastruktur dan daya dukung lingkungan hidup yang berkelanjutan, belum optimalnya pengelolaan pariwisata dan ekonomi kreatif dan belum optimalnya tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Mengacu pada isu strategis dan RPJMD Tanahdatar 2021-2026 serta dengan menggunakan pendekatan holistik, tematik, integratif dan spasial, maka tema pembangunan tahun 2024 yang diusung oleh Pemkab Tanahdatar yaitu “Peningkatan Perekonomian Daerah dan Kualitas Pelayanan Publik melalui Program Unggulan Daerah”.
Eka mengatakan, untuk mewujudkan Kabupaten Tanahdatar yang lebih baik di masa yang akan datang, maka perlu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan yang sangat penting adalah dukungan dari pimpinan dan anggota DPRD Tanahdatar serta seluruh elemen masyarakat Tanahdatar.
“Sampai saat ini kita masih dalam masa pemulihan dampak pandemi Covid-19 yang mempengaruhi seluruh sektor kehidupan masyarakat. Untuk itu mari bersama-sama kita berharap untuk dapat menata kembali dan mengoptimalkan seluruh potensi serta kemampuan kita untuk melakukan pemulihan perekonomian masyarakat yang dalunya terdampak Covid-19,” jelasnya.
Eka juga mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi Tanahdatar tahun 2022 naik menjadi 4,20% dibandingkan tahun 2021 sebesar 3,30%. Apalagi di masa pandemi Covid-19 tahun 2020, pertumbuhan ekonomi anjlok hingga -1,13%.
“Kepada kita bersama tidak henti-hentinya saya mengingatkan beberapa point yang perlu saya sampaikan dan harus menjadi perhatian kita bersama yakni saat ini kita masih berada pada masa pemulihan pasca pandemi Covid-19. Sehingga fokus utama program dan kegiatan yang dilaksanakan adalah untuk mengantisipasinya,” tukasnya.
Sementara Ketua DPRD Tanahdatar Ronny Mulyadi, dalam pandangannya yang disampaikan secara virtual melalui zoom meeting mengingatkan bahwa tahun 2024 akan dilaksanakan Pemilu sehingga dalam menyusun RKPD Pemda harus menganggaekannya.
“Artinya pemda sudah harus siap dengan anggaran untuk pelaksanaan Pemilu dan Pilkada ditahun 2024 nanti,” ujarnya.
Dia juga menyinggung beberapa pengaduan masyarakat yang disampaikan melalui DPRD terkait tentang tentang isu strategis seperti masalah pemilihan anggota BPRN dan kepastian Pilwanag di tahun 2024 yang harus dijawab oleh Pemda sehingga tidak menimbulkan keragu-raguan ditengah-tengah masyarakat.
“Intinya kami siap mendukung apapun yang menjadi prioritas pembangunan oleh pak Bupati, sehingga kita bisa secara bersama-sama berbuat yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat,” tukasnya. (stg) Editor : Novitri Selvia