Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rp 137 M untuk Jalan Rusak di Tanahdatar

Novitri Selvia • Senin, 1 April 2024 | 12:34 WIB

Bupati Tanahdatar, Eka Putra.(Jawapos)
Bupati Tanahdatar, Eka Putra.(Jawapos)
Kabar baik, jalan provinsi yang rusak parah di Kabupaten Tanahdatar bakal diperbaiki dengan anggaran ratusan miliar rupiah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Medi Iswandi menyebut pada 2024 ini Pemprov Sumbar telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumbar sebesar Rp 137 miliar untuk perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi yang rusak di Tanahdatar.

“Sesuai arahan dari Bapak Gubernur. Tahun ini, Pemprov Sumbar telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tanahdatar sebesar 137 miliar,” ungkap Medi Iswandi saat kegiatan buka bersama dengan Bupati Tanahdatar, Eka Putra di Gedung Indo Jalito, Batusangkar. Jumat (29/3) lalu.

Lebih jauh Medi menerangkan, ruas jalan yang direncanakan akan diperbaiki itu antara lain, Jalan Ombilin - Batusangkar anggarannya sebesar Rp 20 miliar. Saat ini sedang dalam pengerjaan dan diharapkan sudah bisa dimanfaatkan pada Lebaran tahun ini.
Kemudian ruas jalan Sawahlunto – Pagaruyung, itu diselesaikan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1, 5 miliar.

Selanjutnya untuk ruas jalan Halaban – Lintau – Sitangkai dengan anggaran sebesar Rp98 miliar, akan dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar. Saat ini progresnya sudah dalam proses tender.

Sedangkan untuk ruas jalan Baso/Piladang - Batusangkar biaya perbaikannya akan diambilkan dari sisa tender Inpres Jalan Daerah (IJD) Piladang sebesar Rp 6 miliar, untuk tambahannya akan dialokasikan pada APBD Perubahan Tahun 2024 ini.

Disamping itu, sambung Medi, tahun 2024 ini juga ada bantuan penguatan infrastruktur dari Pemprov Sumbar kepada Pemerintah Kabupaten Tanahdatar melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebanyak Rp17,5 miliar.

Diharapkan, pemanfaatannya bisa tuntas sebelum agustus tahun ini. Medi meyakini, dengan besaran anggaran tersebut akan mampu menuntaskan persoalan jalan rusak yang selama ini kerap menjadi keluhan dari sebagian besar masyarakat daerah tersebut.

“Jika proyek ini selesai, maka keluhan tentang kondisi ruas jalan yang buruk, akan habis sudah,” tegas Medi Iswandi.

Sementara, Bupati Tanahdatar, Eka Putra menyebut, persoalan jalan rusak memang kerap menjadi keluhan dari sebagian besar masyarakatnya selama ini. Beruntung, Pemerintah Provinsi cepat tanggap sehingga persoalan tersebut dapat teratasi dalam waktu yang relatif singkat.

“Kami bersyukur, memiliki seorang Gubernur yang cepat tanggap dan punya perhatian besar pada Tanah Datar. Sehingga apa yang kita risaukan langsung dijawab dengan solusi nyata,” ujar Bupati Tanahdatar.

Bupati Eka menuturkan, terkait pemanfaatan dana BKK dari Pemprov Sumbar sebesar Rp17,5 miliar. Nantinya, itu akan dimanfaatkannya untuk pemeliharaan sejumlah ruas jalan kabupaten.

“Kita akan manfaatkan bantuan tersebut untuk pemeliharaan jalan Pasir Jaya ke Situra, Aua Sarumpun, Simpang Kiambang, Sta Palani, Tabek Aciang Koto, Simpang Silambiak SMK, Sinandang -Minangkabau, Sumanik- Tali Agung Sungayang dan Jembatan Koto Banyak,” urai Bupati Tanahdatar.

Terkait dengan permasalahan macet yang kerap terjadi di sekitar Pasar Kotobaru, Eka menyebut, pihaknya bersama Pemprov Sumbar juga berencana akan melakukan peningkatan kualitas jalan pada jalur alternatif Lubuak Mato Kuciang - Pandaisikek pada Tahun 2025 nanti.

“Survei telah kita lakukan, lebih kurang panjangnya ada sekitar 12 kilometer. Diharapkan pada tahun 2025 nanti, ini bisa kita realisasikan,” pungkasnya Eka. (wni)

Editor : Novitri Selvia
#pemprov sumbar #Bappeda Sumbar #Eka Putra #jalan rusak