Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UPT SMP Negeri 3 Sungayang, Jejak Prestasi dalam Irama, Menyatu di Puncak

Zulkarnaini. • Jumat, 10 Oktober 2025 | 11:40 WIB
Murid SDN 11 Lawang Mandahiling terlihat kompak.
Murid SDN 11 Lawang Mandahiling terlihat kompak.

PADEK.JAWAPOS.COM-Prestasi gemilang kembali diraih oleh UPT SMPN 3 Sungayang yang berhasil meraih juara pertama dalam ajang Tari Kreasi Festival Lomba Seni Nasional (FL3SN) tingkat Kabupaten Tanah Datar.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, serta semangat tinggi para siswa dan guru pembimbing dalam mengembangkan seni budaya melalui ajang kompetisi bergengsi tersebut.

FL3SN merupakan salah satu ajang lomba seni yang diselenggarakan secara rutin untuk mengasah kemampuan dan kreativitas siswa dalam berbagai bidang seni, salah satunya adalah tari kreasi.

Ajang ini tidak hanya bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul di bidang seni tari, tetapi juga sebagai media pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah yang dikemas dalam bentuk yang lebih modern dan kreatif.

Pada tahun ini, kompetisi tari kreasi FL3SN tingkat Kabupaten Tanah Datar berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

SMPN 3 Sungayang, sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Tanah Datar, mengirimkan tim tari kreasi yang terdiri dari para siswa berbakat dan berbasis seni yang telah dipersiapkan secara matang oleh para guru pembimbing seni.

Proses persiapan dimulai sejak beberapa bulan sebelum lomba, dengan latihan rutin yang intensif serta pembinaan teknik tari, ekspresi, dan koreografi yang mendalam.

Tidak hanya fokus pada keindahan gerak, tim tari kreasi SMPN 3 Sungayang juga menonjolkan unsur budaya lokal dengan memasukkan elemen-elemen tradisional khas Tanah Datar ke dalam penampilan mereka.

Dalam ajang tersebut, tim tari kreasi SMPN 3 Sungayang menampilkan sebuah tarian kreasi berjudul “Gorak Padusi” yang memadukan gerakan dinamis dan harmonis dengan kostum yang menarik serta musik pengiring yang penuh nuansa etnik.

Koreografi tarian tersebut terinspirasi dari aktivitas kaum Perempuan di Minangkabau khususnya di Kecamatan Sungayang dalam kegiatan “Bagorak”, bergotong royong Bersama, masak-memasak dalam acara adat.

Penampilan mereka memukau dewan juri dan juga mengundang decak kagum. Setiap gerakan disusun dengan cermat dan penuh makna, memperlihatkan penghayatan mendalam dari para penari terhadap tema yang diangkat.

Keberhasilan SMPN 3 Sungayang meraih juara pertama dalam ajang tari kreasi FL3SN ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan masyarakat sekitar.

Kepala Sekolah UPT SMPN 3 Sungayang, Elyandi, menyatakan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses latihan dan persiapan hingga mencapai hasil maksimal.

“Prestasi ini adalah hasil kerja keras bersama, mulai dari guru pembimbing, siswa, hingga dukungan orang tua dan sekolah. Kami berharap kemenangan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang seni,” ujar beliau dengan penuh semangat.

Selain itu, guru pembimbing tari kreasi, Yeni Eliza, juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen tinggi para siswa yang berlatih dengan penuh disiplin dan semangat pantang menyerah.

“Kami memberikan ruang yang luas bagi kreativitas siswa dan membimbing mereka agar bisa mengekspresikan seni tari dengan cara yang modern namun tetap mengedepankan nilai-nilai budaya lokal,” jelasnya.

Ibu Yeni Eliza berharap agar prestasi ini dapat menjadi awal dari rangkaian keberhasilan lain yang akan diraih oleh siswa-siswa SMPN 3 Sungayang di berbagai ajang seni dan akademik.

Keikutsertaan SMPN 3 Sungayang dalam ajang FL3SN juga merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mendukung pengembangan seni budaya di kalangan pelajar.

Kegiatan seni seperti tari kreasi tidak hanya mengasah kemampuan artistik siswa, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri, kerja sama tim, dan kemampuan berkomunikasi.

Selain itu, seni tari juga menjadi media yang efektif untuk mengenalkan dan melestarikan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda agar tidak terlupakan di tengah arus globalisasi.

Masyarakat Tanahdatar menyambut positif keberhasilan SMPN 3 Sungayang tersebut. Banyak pihak yang memberikan apresiasi tinggi dan berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk lebih giat mengembangkan seni budaya daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanahdatar juga memberikan ucapan selamat dan mengajak seluruh sekolah untuk terus berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan seni dan budaya yang dapat memperkuat identitas daerah.

Keberhasilan SMPN 3 Sungayang dalam ajang tari kreasi FL3SN ini juga membuka peluang bagi siswa untuk terus mengasah bakatnya di tingkat yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Dengan pengalaman dan bekal yang telah diperoleh, diharapkan para siswa dapat berkontribusi lebih besar dalam memperkenalkan kebudayaan Tanahdatar ke tingkat yang lebih luas.

Secara keseluruhan, prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa dengan kerja keras, dukungan penuh, dan pembinaan yang tepat, potensi seni dan budaya siswa dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan karya-karya yang membanggakan.

UPT SMPN 3 Sungayang telah membuktikan dirinya sebagai salah satu sekolah yang mampu membina talenta seni dengan optimal dan menjaga kelestarian budaya daerah melalui ajang-ajang kompetisi seni.

Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal yang menginspirasi seluruh civitas akademika dan masyarakat Kabupaten Tanah Datar untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni budaya daerah, sehingga warisan budaya kita tetap hidup dan dikenal oleh generasi-generasi mendatang.(***)

Editor : Novitri Selvia
#Gorak Padusi #Elyandi #FL3SN #UPT SMP Negeri 3 Sungayang