Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pengabdian Unand di Guguk Malalo Dorong Transparansi dan Partisipasi Publik Nagari

Mengki Kurniawan • Minggu, 9 November 2025 | 10:15 WIB

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Departemen Ilmu Politik Unand di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanahdatar.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat Departemen Ilmu Politik Unand di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanahdatar.
PADEK.JAWAPOS.COM—Tim Pengabdian dari Departemen Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Nagari Guguk Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanahdatar, Sabtu (8/11/2025).

Program ini berfokus pada peningkatan transparansi dan partisipasi publik sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Kegiatan tersebut menghadirkan pelatihan dan pendampingan bagi aparatur nagari dan masyarakat terkait strategi komunikasi publik dan keterbukaan informasi.

Tim pengabdian terdiri dari Dr. Aidinil Zetra MA, Dr. Zulfadli M.Si, Dr. Irawati MA, dan Mhd Fajri S.IP., MA, serta dua mahasiswa.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Dr. Aidinil Zetra, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Universitas Andalas.

Ia menegaskan bahwa penguatan transparansi merupakan upaya nyata perguruan tinggi dalam mendukung tata kelola pemerintahan nagari yang lebih baik.

“Penerapan keterbukaan informasi publik diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nagari,” kata Aidinil. Ia juga mendorong warga untuk terlibat aktif dalam Musrenbang, mengawasi dana nagari, dan berkontribusi melalui usulan pembangunan.

Materi utama disampaikan oleh Mhd Fajri, S.IP., MA, dengan tema strategi komunikasi publik dan transparansi untuk mewujudkan nagari yang partisipatif.

Ia menekankan komunikasi dua arah sebagai sarana membangun kepercayaan masyarakat, sekaligus memperkuat legitimasi pemerintah nagari dalam pelayanan publik.

Selain penyampaian materi, tim turut mendorong pemberdayaan tokoh masyarakat seperti ninik mamak, alim ulama, dan cadiak pandai sebagai penghubung informasi antara pemerintah nagari dan warga.

Pendekatan ini diharapkan membentuk budaya transparansi berbasis kesadaran kolektif.

Diskusi interaktif mewarnai kegiatan, dengan peserta menyoroti sejumlah isu seperti batasan informasi publik dan tantangan akses informasi di daerah pedesaan.

Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan akan tata kelola informasi yang lebih terbuka.

Tim Pengabdian Departemen Ilmu Politik Unand berharap Nagari Guguk Malalo dapat menjadi percontohan nagari informatif di Sumatera Barat, serta memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dengan masyarakat dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.(CR3)

Editor : Hendra Efison
#Guguk Malalo #transparansi nagari #Partisipasi Publik #Unand pengabdian