Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Wabup Tanahdatar Pimpin Evaluasi Tanggap Bencana di Posko BPBD Kampung Teleng

Heri Sugiarto • Jumat, 28 November 2025 | 18:35 WIB

Wakil Bupati Tanahdatar Ahmad Fadly memimpin rapat evaluasi tanggap bencana di Posko BPBD Kampung Teleng, Jumat (28/11/2025). (Foto: Prokopim)
Wakil Bupati Tanahdatar Ahmad Fadly memimpin rapat evaluasi tanggap bencana di Posko BPBD Kampung Teleng, Jumat (28/11/2025). (Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Evaluasi tanggap bencana di Tanahdatar terus dilakukan untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan optimal.

Rapat evaluasi dipimpin langsung Wakil Bupati Ahmad Fadly di posko utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanahdatar di Kampung Teleng, Jumat (28/11/2025).

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah aspek penting, mulai dari pendataan korban, kerugian material, hingga sinkronisasi data dari tingkat nagari, kecamatan, sampai kabupaten.

Selain itu, distribusi logistik ke pengungsi juga menjadi perhatian utama agar tepat sasaran.

“Kita harus memastikan semua bergerak dengan baik dan benar. Kecocokan data sangat penting, pendistribusian logistik dari dapur umum harus sampai kepada pengungsi. Jangan sampai ada pengungsi yang tidak mendapatkan logistik maupun kebutuhan lainnya,” ujar Ahmad Fadly dalam rapat tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga bantuan di lapangan perlu mendapat respons bersama.

Menurutnya, jumlah personel yang ada saat ini belum memadai, terutama untuk kegiatan pengantaran logistik ke lokasi pengungsian dan wilayah warga yang masih terisolasi.

Berdasarkan data terbaru per 28 November 2025 yang dirilis Dinas Kominfo Tanahdatar, tercatat sebanyak 27 nagari terdampak bencana galodo.

Jumlah jiwa terdampak mencapai 3.347 orang, dengan rincian korban meninggal dunia dua orang, satu orang dinyatakan hilang, dan empat orang mengalami luka-luka.

Jumlah pengungsi yang tercatat sebanyak 3.405 jiwa. Sementara itu, kerusakan yang terjadi meliputi 11 rumah hanyut, 50 rumah rusak berat, 25 rumah rusak sedang, dan 43 rumah rusak ringan. Selain itu, lima unit kendaraan rusak, 12 kolam ikan hancur, serta lahan pertanian terdampak seluas 434,67 hektare.

Kerusakan infrastruktur juga cukup signifikan. Tercatat 18 ruas jalan rusak berat, lima ruas rusak ringan, 10 jembatan putus, lima jembatan rusak berat, dan dua jembatan rusak ringan.

Fasilitas umum yang terdampak meliputi tiga perkantoran, empat sekolah, 14 rumah ibadah, sembilan fasilitas umum, serta 40 unit jaringan irigasi.

Rapat evaluasi tersebut dimoderatori Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi dan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Tanahsatar Nurhamdi Zahari, staf ahli bupati, asisten setda, kepala OPD, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam kesempatan itu, OPD juga diminta ikut memperkuat penanganan di lokasi terdampak, khususnya dalam distribusi logistik kepada pengungsi.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Dampak Bencana Tanahdatar #pengungsi #Pemkab Tanahdatar #logistik bencana #evaluasi tanggap bencana #Ahmad Fadly