Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dua Jorong Masih Terisolasi di Tanahdatar, Dapur Pengungsian Butuh Minyak Goreng

Heri Sugiarto • Jumat, 5 Desember 2025 | 07:30 WIB

Bupati Tanahdatar Eka Putra memimpin rapat tanggap darurat di Posko Utama Batu Taba untuk mempercepat penanganan bencana dan memastikan distribusi logistik bagi pengungsi. (Foto: Prokopim)
Bupati Tanahdatar Eka Putra memimpin rapat tanggap darurat di Posko Utama Batu Taba untuk mempercepat penanganan bencana dan memastikan distribusi logistik bagi pengungsi. (Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Bupati Tanahdatar Eka Putra memimpin rapat evaluasi tanggap bencana yang masih berlangsung, Kamis (4/12/2025) malam, di Posko Utama Bantuan Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan.

Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh komponen yang terlibat bergerak optimal dalam menangani dampak bencana serta mengoordinasikan langkah strategis di lapangan.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya sinkronisasi data antara nagari, kecamatan, hingga tingkat kabupaten.

Ia menekankan akurasi pendataan korban, kerugian materil, serta distribusi logistik yang harus tersalurkan secara merata kepada para pengungsi.

“Kita harus memastikan semua berjalan dengan baik dan benar. Kecocokan data sangat penting, begitu juga pendistribusian logistik dari dapur umum yang harus sampai kepada pengungsi. Jangan sampai ada yang tidak mendapatkan kebutuhan dasar,” ujarnya.

Berdasarkan laporan lapangan, sejumlah alat berat terus bekerja di beberapa titik longsor untuk mempercepat penanganan.

Upaya tersebut meliputi pembersihan akses jalan dan normalisasi saluran sungai.

Bupati menyebut salah satu fokus utama adalah normalisasi aliran sungai di pinggir jalan Sumpur yang sebelumnya terputus, sehingga dapat dibangun jalur sementara guna membuka akses masyarakat.

Selain itu, pembukaan akses dari Sumpu menuju Guguak Malalo juga terus dikerjakan untuk mengatasi kondisi isolasi.

Di sisi lain, Bupati menyampaikan bahwa dapur umum yang tersebar di 20 titik pengungsian masih mengalami kekurangan minyak goreng.

Ia berharap kebutuhan ini dapat segera dipenuhi mengingat tingginya kebutuhan konsumsi harian para pengungsi.

“Saat ini dapur umum kekurangan minyak goreng. InsyaAllah secepatnya dapat kita penuhi,” kata Eka Putra.

Hingga saat ini, masih terdapat dua jorong yang terisolasi akibat kerusakan akses, yakni Jorong Baiang di Nagari Guguak Malalo dan Jorong Subarang Luak di Nagari Batipuh Baruah.

Penanganan terhadap wilayah terisolasi menjadi salah satu prioritas dalam rapat evaluasi tersebut.

Sekretaris Daerah Tanahdatar, Abdurrahman Hadi, turut meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berperan aktif membantu percepatan penanganan, terutama dalam pendistribusian logistik ke lokasi terisolasi maupun kebutuhan teknis lainnya di lapangan.

Rapat evaluasi ini juga dihadiri Dandim 0307, Kapolres Padang Panjang, Asisten Setda Tanahdatar, kepala OPD, serta sejumlah pejabat daerah terkait.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Pemkab Tanahdatar #Jorong Terisolasi #minyak goreng #pengungsian #Eka Putra #tanggap darurat bencana #dapur umum