Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

BNPB Pastikan Kesiapan Tanahdatar Bangun Huntara bagi Korban Banjir dan Longsor

Heri Sugiarto • Jumat, 19 Desember 2025 | 19:55 WIB

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto didampingi Wakil Bupati Tanahdatar Ahmad Fadly meninjau lokasi rencana pembangunan huntara di Jorong Padang Kunyik, Batipuh, Jumat (19/12/2025).(Foto: Prokopim)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto didampingi Wakil Bupati Tanahdatar Ahmad Fadly meninjau lokasi rencana pembangunan huntara di Jorong Padang Kunyik, Batipuh, Jumat (19/12/2025).(Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi rencana pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana hidrometeorologi di Jorong Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar, Jumat (19/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Suharyanto didampingi Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian. Rombongan disambut Wakil Bupati Tanahdatar Ahmad Fadly bersama Dandim 0307 Tanahdatar, Kapolres Padangpanjang, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ten Feri, Kalaksa BPBD Ermon Revlin, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Dukcapil, Camat Batipuh, wali nagari, serta sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Kepala BNPB menyampaikan bahwa pembangunan Huntara merupakan langkah lanjutan dalam penanganan korban bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, khususnya bagi warga yang masih berada di pengungsian akibat rumah mengalami kerusakan atau berada di zona merah.

“Pasca bencana, tentu ada korban dan masyarakat terdampak yang berada di pengungsian karena rumahnya rusak berat, ringan, sedang, ataupun berada di zona merah. Pemerintah mendirikan Huntara sampai hunian tetap atau huntap dibangun,” kata Suharyanto.

Ia menjelaskan, pengungsi yang menempati Huntara akan mendapatkan fasilitas pendukung serta bantuan biaya sebesar Rp600 ribu per rumah per bulan.

Bantuan tersebut diberikan hingga pembangunan hunian tetap selesai.

“Bantuan Rp600 ribu akan diberikan sampai Huntap selesai dibangun. Untuk Huntap akan dibangun oleh pemerintah. Sementara itu, rumah dengan kategori rusak sedang akan dibantu Rp30 juta dan rusak ringan Rp15 juta, yang penyalurannya dilakukan dalam dua tahap,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanahdatar Ahmad Fadly mengatakan, kunjungan Kepala BNPB bertujuan memastikan kesiapan daerah dalam rencana pembangunan Huntara bagi korban bencana.

“Tadi Pak Kepala BNPB melihat dan memastikan kesiapan kita dalam rencana pembangunan Huntara, khususnya di Jorong Padang Kunyik yang direncanakan akan dibangun sebanyak 23 unit Huntara,” kata Ahmad Fadly.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tanahdatar telah mengusulkan kebutuhan Huntara sesuai persyaratan yang ditetapkan, dengan total kebutuhan mencapai 554 unit untuk menampung masyarakat terdampak.

“Kita terus berjuang agar Tanahdatar bisa memperoleh Huntara sesuai yang diajukan, sehingga masyarakat terdampak dan korban bencana dapat berdomisili di wilayah yang lebih aman. Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten akan terus hadir bersama masyarakat,” pungkasnya.

Usai meninjau lokasi rencana pembangunan Huntara, Kepala BNPB bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan audiensi dan temu ramah bersama para pengungsi korban bencana di wilayah tersebut.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#bnpb #korban bencana #Bencana hidrometeorologi #Huntara Tanahdatar #Suharyanto #Padang Kunyik