PADEK.JAWAPOS.COM—Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benyamin Paulus Octavianus, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanahdatar, Rabu (13/05/2026), guna meninjau kesiapan RSUD M Ali Hanafiah Batusangkar dalam mendukung program nasional percepatan penanganan dan eliminasi Tuberkulosis (TBC).
Kedatangan Wamenkes bersama rombongan disambut langsung oleh Bupati Tanahdatar Eka Putra dan Wakil Bupati Ahmad Fadly di Gedung Indo Jolito. Turut hadir jajaran pimpinan DPRD Tanahdatar, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat Dinas Kesehatan untuk membahas strategi penguatan sektor kesehatan di daerah tersebut.
Usai pertemuan, Wamenkes langsung menuju RSUD M Ali Hanafiah Batusangkar untuk melakukan inspeksi terhadap fasilitas pelayanan kesehatan dan infrastruktur rumah sakit. Peninjauan itu dilakukan guna memastikan kesiapan rumah sakit sebagai pusat penanganan TBC di tingkat provinsi.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 14 Mei 2026: Padang hingga Bukittinggi Diguyur Hujan Ringan
Wakil Bupati Tanahdatar Ahmad Fadly mengatakan kunjungan kementerian menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Luhak Nan Tuo.
“Kunjungan Wamenkes ini bertujuan mendorong percepatan penanganan dan eliminasi TBC di masyarakat sekaligus meninjau kesiapan fasilitas kesehatan yang ada di Tanahdatar,” ujar Ahmad Fadly.
Ia menilai dukungan pemerintah pusat sangat diperlukan untuk pengembangan rumah sakit daerah, baik dari sisi sarana prasarana maupun peningkatan kapasitas tenaga medis.
Baca Juga: Satlantas Polres Solok Gelar Polisi Sahabat Anak, Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
“Alhamdulillah, Wamenkes telah melihat langsung kondisi fasilitas kesehatan di RSUD. Beliau mendukung kesiapan rumah sakit kita untuk mendukung program unggulan Presiden dalam pemberantasan TBC dan menjadikan Tanahdatar sebagai pusat pengobatan serta eliminasi TBC di Sumatera Barat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Tanahdatar dalam mendukung program eliminasi TBC. Ia menegaskan bahwa strategi penanganan TBC kini dilakukan secara aktif dengan mendekatkan layanan pemeriksaan kepada masyarakat.
“Kita akan mengirim alat rontgen portabel dan PCR ke daerah-daerah agar pemeriksaan bisa dilakukan secara aktif. Strategi kita adalah jemput bola. Dengan kondisi fasilitas RSUD M Ali Hanafiah saat ini, kami siap membantu,” kata Benyamin.
Sementara itu, Direktur RSUD M Ali Hanafiah, dr. Nurman, menyebutkan bahwa pihak rumah sakit saat ini tengah menyiapkan administrasi untuk menyambut bantuan dari Kementerian Kesehatan, termasuk alat laboratorium dan kebutuhan dokter spesialis.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat juga membuka peluang pengembangan layanan medis lanjutan melalui program hibah SIHREN.
“Wamenkes memahami kebutuhan yang diperlukan untuk peningkatan pelayanan pasien. Kemenkes juga membuka peluang bantuan melalui program hibah SIHREN. Dengan dukungan itu, ke depan pasien jantung koroner di Tanahdatar diharapkan sudah bisa menjalani pemasangan ring jantung di RSUD kita sendiri,” ujar dr. Nurman.
Baca Juga: Hoyak Tabuik Piaman 2026 Digelar 16-28 Juni, Pariaman Siapkan Keamanan dan UMKM
Kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan layanan kesehatan di Tanahdatar sekaligus mempercepat target eliminasi TBC di Sumatera Barat. (*)
Editor : Adetio Purtama