Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

200 Hektare Lahan Pertanian Tanahdatar Terdampak Banjir, Dinas Pertanian Siapkan Bantuan Pemulihan

Safrizal Putra • Minggu, 17 Mei 2026 | 10:43 WIB
Kepala Dinas Pertanian Tanahdatar, Sri Mulyani.
Kepala Dinas Pertanian Tanahdatar, Sri Mulyani.

PADEK.JAWAPOS.COM– Dinas Pertanian Kabupaten Tanahdatar mencatat 200,20 hektare lahan pertanian terdampak banjir sejak Selasa (12/5/2026), sementara ribuan ternak warga ikut terdampak dan program pemulihan pascabencana mulai disiapkan.

Kepala Dinas Pertanian Tanahdatar, Sri Mulyani, mengatakan tim gabungan bersama penyuluh Kementerian Pertanian langsung turun melakukan pendataan dan pengecekan lapangan di sejumlah wilayah terdampak banjir.

“Sehubungan telah terjadinya bencana banjir pada 12 Mei 2026, kami bersama personel penyuluh dari Kementerian Pertanian langsung melakukan pendataan. Sampai saat ini luas lahan pertanian terdampak mencapai 200,20 hektare,” ujar Sri Mulyani, Sabtu (16/5/2026).

Selain merendam sawah dan lahan pertanian, banjir juga berdampak pada sektor peternakan. Dinas Pertanian mencatat sekitar 2.300 ekor ayam, satu ekor sapi, dan empat ekor kambing terdampak bencana.

Baca Juga: Chelsea Pilih Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru: Ini Syarat, Negosiasi dan Jadwal Peresmian

Kerusakan juga terjadi pada infrastruktur pertanian seperti irigasi tersier dan jalan usaha tani di beberapa kecamatan.

Saat ini, Dinas Pertanian masih melakukan groundcheck untuk memastikan tingkat kerusakan lahan sebelum bantuan disalurkan kepada petani.

“Pada saat ini kami melakukan groundcheck dari data yang disampaikan petugas lapangan. Setelah itu dilakukan kajian terkait bantuan atau program yang bisa diberikan,” katanya.

Sri Mulyani menjelaskan, lahan terdampak dibagi menjadi dua kategori, yakni kerusakan sedang dan ringan. Lahan kategori sedang umumnya tertimbun pasir dan lumpur akibat banjir.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Gagal di Final, Gamba Osaka Juara AFC Champions League Two 2025/26

Untuk kategori tersebut, pemerintah pusat menyiapkan program optimasi lahan terdampak bencana melalui dana APBN.

“Untuk yang sedang nanti ada program optimasi lahan terdampak bencana dari dana APBN,” jelasnya.

Sementara itu, petani dengan lahan kategori ringan akan menerima bantuan pemulihan berupa bajak gratis, bantuan bertanam padi (Babendi), benih padi dan jagung, hingga bibit hortikultura dan perkebunan.

“Yang ringan nanti akan diberikan program bajak gratis, bantuan benih padi, jagung, serta bibit hortikultura agar lahan bisa segera ditanami kembali,” tambah Sri Mulyani.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Jalur Padang-Bukittinggi Tewaskan 1 Orang, 5 Korban Luka di Padangpariaman

Groundcheck dilakukan di sejumlah wilayah terdampak mulai dari Saruaso, Tanjung Barulak, Padangganting hingga Nagari Taluk di Kecamatan Lintau Buo.

Meski program pemulihan sudah disiapkan, pemerintah daerah masih memprioritaskan masa tanggap darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir.

Dinas Pertanian berharap bantuan rehabilitasi dan percepatan tanam kembali dapat memulihkan produksi pangan masyarakat Tanahdatar sehingga aktivitas ekonomi petani segera bangkit pascabencana.(*)

Editor : Hendra Efison
#lahan pertanian terdampak #bantuan petani #Pemulihan Pascabencana #Banjir Tanahdatar #Dinas Pertanian Tanahdatar