Nagari Tigo Jangko, Padek.Jawapos.com– Sekitar 700 hektare lahan pertanian di Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanahdatar, terancam gagal mendapat pasokan air setelah saluran irigasi rusak total akibat longsor di kawasan Batang Sabilah, Jorong Cendrawasih.
Kerusakan irigasi tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah itu pada Selasa (5/5/2026), memicu longsor dan pergeseran tanah di aliran Batang Sangki.
Wali Nagari Tigo Jangko, Mustafa Kamal, mengatakan kondisi kerusakan saat ini sangat parah karena jalur irigasi terputus total dan badan jalan ikut terban sepanjang sekitar 35 meter.
“Saya Wali Nagari Tigo Jangko saat ini berada di Jorong Cendrawasih melihat situasi dan kondisi Batang Sangki yang longsor akibat curah hujan pada 5 Mei kemarin, tepatnya di Batang Sabilah,” ujar Mustafa Kamal dalam video yang diunggah di media sosial Facebook pribadinya, Minggu (17/5/2026).
Baca Juga: Conor McGregor Resmi Kembali ke UFC Lawan Max Holloway Setelah 5 Tahun Absen
Menurutnya, kerusakan tersebut tidak lagi memungkinkan ditangani secara gotong royong karena membutuhkan alat berat dan penanganan teknis khusus.
“Hari ini putus total. Kami berharap kepada BWS Sumatera V, Bapak Bupati, Bapak Gubernur Sumatera Barat, serta Dinas PU Tanahdatar dan provinsi agar segera menurunkan alat berat. Ini tidak bisa dikerjakan secara gotong royong karena ada jalan yang terban lebih kurang 35 meter,” tegasnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan tiang penyangga irigasi patah sehingga aliran air sungai tidak lagi dapat masuk ke saluran pengairan sawah warga.
Akibat kerusakan tersebut, ratusan hektare lahan pertanian masyarakat kini terancam kekeringan jika penanganan tidak segera dilakukan.
“Mohon untuk mengairi pertanian di nagari kami, lebih kurang 700 hektare lahan pertanian yang terdampak akibat longsornya irigasi pada saat sekarang ini,” harap Mustafa.
Baca Juga: Pria Lansia Ditemukan Tewas Mengapung di Banda Bakali Parak Gadang
Hingga Minggu sore, unggahan video kondisi longsor dan irigasi rusak tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat di media sosial dengan ratusan respons dan komentar dari netizen.
Padang Ekspres juga telah mencoba menghubungi Mustafa Kamal untuk konfirmasi lanjutan, namun sambungan telepon belum tersambung.
Kerusakan irigasi ini berpotensi mengganggu musim tanam dan produksi pangan masyarakat Tigo Jangko apabila proses perbaikan tidak segera dilakukan oleh instansi terkait.(*)
Editor : Hendra Efison