GUNUNG SAGO, PADEK.JAWAPOS.COM — Posko Pendakian Gunung Sago via Baruh Bukik memanfaatkan peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat keselamatan pendakian dan pelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan makan bersama yang digelar Minggu (31/5/2026) malam, pengelola dan para pendaki berdiskusi mengenai evaluasi jalur, kesiapan tim penyelamat, hingga program penghijauan di kawasan Gunung Sago.
Kegiatan yang berlangsung di Posko Gunung Sago, Kenagarian Andaleh Baruh Bukik, itu dihadiri pendaki dari berbagai daerah.
Selain mempererat hubungan antara pengelola dan komunitas pendaki, forum tersebut menjadi sarana menyerap aspirasi pengguna jalur pendakian.
Apresiasi disampaikan Zikri dan Akbar, pendaki asal Limapuluh Kota, yang menilai kegiatan tersebut memberikan ruang komunikasi langsung antara pengelola dan pendaki.
"Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pihak pengelola posko," ujar keduanya.
Pengelola Tampung Masukan Pendaki
Pengelola Posko Pendakian Gunung Sago via Baruh Bukik, Maspepil Akino, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang tidak hanya sebagai perayaan Idul Adha, tetapi juga sebagai forum evaluasi bersama.
Menurutnya, masukan dari para pendaki diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan serta kenyamanan selama berada di jalur pendakian.
"Kegiatan ini sengaja kita gelar dalam rangka suasana Idul Adha, sekaligus juga silaturahmi bersama para pendaki," kata Maspepil.
Ia menambahkan, berbagai saran yang muncul dalam diskusi akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan tata kelola pendakian di masa mendatang.
"Acara ini juga sekalian menjadi wadah evaluasi dari pihak posko mengenai kegiatan yang telah kita laksanakan ini," tambahnya.
Siapkan Program Penghijauan dan Penguatan Rescue
Selain evaluasi layanan, pengelola juga memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Salah satunya adalah kegiatan penanaman pohon bersama sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan Gunung Sago.
Program tersebut diharapkan dapat melibatkan masyarakat, komunitas pendaki, dan relawan pecinta alam sehingga konservasi kawasan gunung dapat berjalan berkelanjutan.
"Ke depannya, kita akan mengadakan kegiatan sosial seperti penanaman pohon bersama demi menjaga lingkungan," jelas Maspepil.
Baca Juga: Jalan Amblas Putus Akses Warga Kurnia Selatan, Bupati Annisa Kerahkan Alat Berat Pasang Box Culvert
Aspek keselamatan pendakian juga menjadi perhatian utama dalam diskusi. Pengelola berkomitmen meningkatkan standar tanggap darurat, memperkuat manajemen rescue, serta memastikan kesiapan tim SAR dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.
"Masih banyak hal-hal yang dibahas untuk kegiatan pendakian, mulai dari manajemen rescue, kesiapan tim SAR, dan kelancaran untuk kenyamanan pendakian ini," ujarnya.
Melalui kolaborasi antara pengelola dan komunitas pendaki, Posko Gunung Sago via Baruh Bukik berharap dapat menghadirkan jalur pendakian yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi para pencinta alam yang berkunjung ke kawasan tersebut.(*)
Editor : Hendra Efison