Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Si Jago Merah Ludeskan 2 Ruko di Tanahdatar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp200 Juta

Safrizal Putra • Selasa, 16 Juni 2026 | 18:15 WIB
Petugas Damkar Tanahdatar lakukan monev usai memadamkan kebakaran yang menghanguskan dua unit ruko di Jorong Taratak Indah, Nagari Sungayang, Kecamatan Sungayang, Selasa (16/6/2026). (Damkar Tanahdatar)
Petugas Damkar Tanahdatar lakukan monev usai memadamkan kebakaran yang menghanguskan dua unit ruko di Jorong Taratak Indah, Nagari Sungayang, Kecamatan Sungayang, Selasa (16/6/2026). (Damkar Tanahdatar)

PADEK.JAWAPOS.COM – Kebakaran 2 ruko di Sungayang, Kabupaten Tanahdatar, mengakibatkan kerugian material sekitar Rp200 juta pada Selasa (16/6/2026) siang. Dua bangunan usaha yang berada di Jorong Taratak Indah, Nagari Sungayang, ludes dilalap api sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran.

Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga karena lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang cukup padat. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu.

Kepala Seksi Operasi Damkar Tanahdatar, Dendi Rendoni, mengatakan laporan pertama diterima petugas pada pukul 14.43 WIB. Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi hanya satu menit setelah laporan masuk.

"Kami menerima laporan pada pukul 14.43 WIB dan armada langsung berangkat pukul 14.44 WIB. Petugas tiba di lokasi pada pukul 14.50 WIB untuk melakukan pemadaman," ujar Dendi Rendoni saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Objek yang terbakar merupakan ruko milik Edi (49), warga Nagari Sungayang. Bangunan berukuran sekitar 10 x 16 meter persegi tersebut dihuni satu kepala keluarga yang terdiri dari tujuh orang.

Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kobaran api menyebabkan kerusakan berat pada bangunan dan sejumlah aset yang berada di dalam ruko. Damkar memperkirakan nilai kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp200 juta.

Dendi memastikan kondisi di lokasi kini sudah aman dan terkendali setelah proses pemadaman selesai dilakukan.

"Alhamdulillah situasi sudah aman terkendali. Tidak ada korban luka maupun meninggal dunia. Untuk kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp200 juta," katanya.

Informasi awal mengenai kebakaran diterima dari Wali Nagari Sungayang, Marta Arigo (40), yang melaporkan kejadian tersebut ke posko pemadam kebakaran. Selain itu, seorang pedagang bernama Nanda (37) menjadi salah satu saksi yang pertama kali melihat kepulan asap dari bangunan yang terbakar.

Warga sekitar kemudian berupaya melakukan penanganan awal sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan.

Dua Armada dan 10 Personel Diterjunkan

Untuk mengendalikan kobaran api, Damkar Tanahdatar mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Batusangkar. Operasi pemadaman diperkuat oleh 10 personel Regu 3 yang dipimpin langsung oleh Kabid Damkar Suradi.

Selain personel utama, sejumlah petugas tambahan juga dilibatkan guna mempercepat proses penanganan di lapangan. Tim bekerja memadamkan api sekaligus mengantisipasi penyebaran kebakaran ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Proses pemadaman turut mendapat dukungan dari berbagai unsur terkait. Dua personel kepolisian, satu anggota TNI, dan dua petugas PLN ikut membantu pengamanan area serta memastikan jaringan kelistrikan dalam kondisi aman selama operasi berlangsung.

Sinergi lintas instansi tersebut membuat api berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih luas ke bangunan di sekitarnya.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga Selasa sore, penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan dua unit ruko tersebut masih belum diketahui. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan sumber api yang memicu kebakaran.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap kerusakan bangunan dan aset milik korban sebagai bagian dari proses penanganan pascakebakaran.

Sementara itu, Damkar Tanahdatar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan usaha dan permukiman yang memiliki instalasi listrik serta sumber api yang digunakan setiap hari.

Penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang menyebabkan dua ruko di Sungayang hangus terbakar tersebut.(*)

Editor : Hendra Efison
#kebakaran ruko Sungayang #ruko terbakar Sungayang #kebakaran Jorong Taratak Indah #Damkar Tanahdatar #kebakaran Tanahdatar