PADEK.JAWAPOS.COM — Sebanyak 63 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanahdatar 2026 menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan dengan intensitas tinggi di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar.
Mereka digembleng selama 10 jam sehari untuk mematangkan kesiapan menghadapi Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (5/8/2026) pagi, para peserta mengikuti latihan baris-berbaris di bawah arahan tim pelatih.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, mereka dituntut menjaga stamina dan konsentrasi selama menjalani rangkaian latihan.
Kabid Kesatuan Bangsa Kabupaten Tanahdatar Aldis Eka Satria mengatakan waktu 10 hari harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mempersiapkan seluruh calon anggota Paskibraka menjalankan tugas pada hari pelaksanaan.
Pemusatan latihan telah dibuka pada Selasa (4/8/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 18 Agustus 2026. Masa karantina peserta akan dimulai pada 14 hingga 18 Agustus.
Selama pemusatan latihan, peserta dilatih tim dari TNI-Polri sekitar delapan orang bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI). Jadwal latihan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
63 peserta lolos dari 168 pelajar
Kepala Kesbangpol Tanahdatar Hendra Setyawan menjelaskan, seleksi Paskibraka 2026 diikuti 168 pelajar dari 25 SMA, SMK, dan MA sederajat.
Peserta seleksi terdiri dari 88 putra dan 80 putri. Setelah menjalani seluruh tahapan seleksi, terpilih 63 calon anggota Paskibraka yang terdiri dari 31 putra dan 32 putri.
Para calon tersebut berasal dari 20 sekolah di Kabupaten Tanahdatar. Keterwakilan peserta mencakup sekolah dari 14 kecamatan, meskipun jumlah terbanyak berasal dari Batusangkar.
Aldis mengatakan seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, termasuk tes wawasan kebangsaan (TWK), kesehatan, kesamaptaan jasmani, dan penentuan akhir.
Persyaratan fisik juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam proses seleksi sesuai ketentuan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Selain untuk kebutuhan tingkat kabupaten, seleksi tersebut juga menjaring calon Paskibraka untuk tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Dua peserta putri asal Tanahdatar dinyatakan lolos sebagai calon Paskibraka tingkat provinsi.
Latihan digenjot hingga jelang upacara
Aldis menilai para peserta memiliki bekal dasar dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah masing-masing.
Pemusatan latihan selanjutnya diarahkan untuk mematangkan gerakan dan formasi baris-berbaris.
Pada dua hari pertama latihan, sebagian peserta mengalami kendala fisik karena masih beradaptasi dengan kegiatan luar ruang. Aldis menyebut kondisi tersebut masih dapat ditangani.
Pemusatan latihan menjadi tahapan lanjutan setelah proses seleksi yang melibatkan ratusan pelajar.
Seluruh peserta kini dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(*)
Editor : Hendra Efison