PADEK.JAWAPOS.COM— Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan pertokoan di Jorong Balai Labuah Bawah, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanahdatar, Senin (24/8/2026) malam. Sedikitnya empat ruko, dua rumah, dan satu gudang pelaminan terdampak, dengan kerugian materil ditaksir mencapai Rp300 juta.
Kasat Pol PP dan Damkar Tanahdatar Khairunnas melalui Kabid Damkar, Suradi, membenarkan peristiwa tersebut. Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.40 WIB dari masyarakat.
"Unit penanganan langsung bergerak satu menit setelahnya dan tiba di TKP pada pukul 18.44 WIB. Petugas bekerja ekstra hingga penanganan dan pendinginan selesai total pada pukul 21.00 WIB," ujar Suradi, Senin (24/8) malam.
Api Diduga Berasal dari Rumah Non-Permanen
Suradi mengatakan, berdasarkan informasi awal dari warga sekitar, api diduga pertama kali muncul dari bangunan rumah non-permanen. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Dampak kebakaran mencakup empat ruko permanen, satu rumah semi permanen, satu rumah non-permanen, dan satu gudang pelaminan.
"Sebanyak empat bangunan mengalami rusak berat dan satu rusak ringan. Meski begitu, personel di lapangan berhasil melokalisir api sehingga satu unit rumah permanen lainnya berhasil diselamatkan," jelasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun, dua warga terpaksa mengungsi akibat kebakaran.
Warga atau pemilik bangunan yang terdampak masing-masing Harry Samudera Raptama (38), Suwatril (50), Gusriati (48), dan Masnieri (63).
Enam Armada Dikerahkan Padamkan Api
Untuk menangani kebakaran, Damkar Tanahdatar mengerahkan lima unit armada. Armada tersebut terdiri dari tiga unit mobil pompa Kajama dan satu unit Fuso dari Mako Damkar Tanahdatar, serta satu unit Hino dari Posko Salimpaung.
Pemadaman juga mendapat bantuan satu unit armada pompa Fuso dan sembilan personel dari Damkar Kota Padangpanjang. Bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Plt Kabid Damkar Padangpanjang.
Penanganan di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) dipimpin jajaran pimpinan Satpol PP dan Damkar Tanahdatar. Petugas turut bersinergi dengan empat personel Polri, tiga personel TNI, empat personel BPBD, serta tiga petugas PLN untuk mengamankan jaringan listrik.
Petugas melakukan pemadaman hingga proses pendinginan dinyatakan selesai sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah situasi dipastikan aman dan terkendali, seluruh armada kembali ke pos masing-masing.
"Saat ini armada sudah kembali dan situasi di lokasi kejadian dipastikan sudah aman terkendali," tutup Suradi.(*)
Editor : Hendra Efison