PADEK.JAWAPOS.COM—Dua wali nagari di Kabupaten Tanahdatar menunjukkan kepedulian sosial dengan mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanahdatar.
Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung di sela-sela agenda serah terima jabatan (sertijab) Camat Sungai Tarab pada Senin (21/9).
Kegiatan pengambilan darah yang dipusatkan di kawasan Kantor Camat Sungai Tarab tersebut menyedot perhatian para tamu undangan yang hadir dalam acara sertijab.
Wali Nagari Padang Laweh, Rahmat Febri Jeni, S.Sy., Dt. Bandaro Bangso, mengatakan donor darah sudah menjadi kebiasaan rutin yang dilakukannya secara berkala untuk membantu sesama.
"Kami sebagai masyarakat, kebiasaan donor darah. Rutin dilakukan, sekali 6 bulan atau 7 bulan. Pertama itu kepedulian dan kedua mungkin dari kepedulian ini ada juga kebutuhan untuk kesehatan badan. Untuk masyarakat, satu darah itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita yang butuh darah," ungkap Wali Nagari Padang Laweh saat diwawancarai Padang Ekspres, Senin (21/9/2026).
Sementara itu, pengalaman berbeda disampaikan Wali Nagari Gurun, Elmas Dafri, yang menceritakan awal mula dirinya memberanikan diri menjadi pendonor darah sejak duduk di bangku sekolah.
"Ada korban kecelakaan yang saya ikut mengantarkannya ke rumah sakit. Ternyata dia butuh darah, saya inisiatif coba cek darah. Sebelumnya saya belum tahu golongan darah saya apa. Setelah dicek golongan darah saya O, sama dengan darah yang dibutuhkan. Akhirnya saya donor," cerita Elmas Dafri.
Ia menambahkan, pengalaman pertama tersebut memberikan kesan mendalam karena kondisi fisiknya sempat menurun setelah darahnya diambil.
"Awal diambil darah, saya pusing, sampai-sampai saya istirahat di tempat ambil darah lebih kurang 1 jam. Itu kejadiannya saat saya kelas XII SMA kira-kira tahun 2002. Saat itu memberanikan diri saja. Sebenarnya tidak sanggup, tapi tetap diusahakan," terangnya.
PMI Catat Kebutuhan Darah Golongan O Terus Meningkat
Petugas Pelaksana Aftaf (pengambilan darah pendonor) PMI Kabupaten Tanahdatar, Indra Habibi, menjelaskan perkembangan perolehan kantong darah selama kegiatan berlangsung di lokasi tersebut.
"Kegiatan kami Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tanahdatar, sampai setengah tiga sekarang baru ada 3 kantong donor darah. Harapannya setelah giat sertijab donor darah, lebih banyak lagi. Ketersediaan darah baik golongan A, B, O, AB, cukup mungkin beberapa hari ke depan. Untuk kebutuhan pasien sekarang adalah O, setiap bulannya terus meningkat," papar Indra.
Indra menyampaikan, aksi donor darah di Sungai Tarab tersebut merupakan rangkaian safari pelayanan donor darah PMI Tanah Datar di beberapa wilayah kecamatan.
"Sebelumnya kami di Batipuh, baru lanjut Sungai Tarab. Untuk agenda selanjutnya Kamis donor darah di Lintau Buo, acara sertijab juga," jelasnya.
Lebih lanjut, Indra mengimbau masyarakat yang berminat mendonorkan darah agar memperhatikan syarat teknis dan kesehatan medis sebelum melakukan donor.
"Kalau masyarakat yang ingin donor darah, pertama beratnya di atas 50 Kg, Umur di atas 17 tahun, Istirahat yang cukup, Banyak minum air putih, Tidak konsumsi obat-obatan. Kalau perempuan, Tidak lagi menyusui, Tidak lagi haid," tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi kemanusiaan tersebut, PMI menyalurkan paket penunjang nutrisi bagi setiap warga yang telah mendonorkan darahnya.
"Setelah donor darah, para pendonor mendapat berupa ransum (Air, Minyak, telur, susu, gula) itulah yang mereka dapatkan," pungkas Indra.(*)
Editor : Hendra Efison