PADEK.JAWAPOS.COM–Satu unit rumah milik warga lanjut usia di Jorong Ladang Laweh, dekat Masjid Makmur, Nagari Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar, ludes terbakar pada Kamis (1/10/2026) malam.
Kebakaran rumah milik Almius, 74, itu diduga dipicu sambaran petir saat cuaca buruk. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahdatar, Suradi, mengatakan petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 22.00 WIB. Armada kemudian diberangkatkan dua menit setelah laporan diterima.
“Petugas berangkat pukul 22.02 WIB dan menempuh jarak sekitar 8 kilometer menuju titik kejadian. Armada penanganan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 22.20 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta isolasi kobaran api,” kata Suradi saat dikonfirmasi Padang Ekspres, Jumat (2/10/2026).
Berdasarkan keterangan saksi dan warga setempat, percikan api diduga muncul tidak lama setelah terdengar suara dentuman petir di kawasan permukiman tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi dan warga setempat, penyebab awal timbulnya percikan api disinyalir berasal dari sambaran petir. Namun demikian, secara resmi penyebab pasti kebakaran masih berada dalam tahap penyelidikan pihak berwenang,” ujar Suradi.
Wali Nagari Batipuah Baruah, Mulyadi BJ, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, api hanya menghanguskan satu rumah dan tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.
Mulyadi menyebut kejadian kebakaran berlangsung bersamaan dengan bencana longsor di Batipuah Ateh. Kondisi jalan yang terdampak longsor sempat menghambat personel menuju lokasi kebakaran.
“Alhamdulillah kebakaran tidak ada menyebar, memang satu rumah itu habis, rumah lama,” kata Mulyadi.
Rumah berukuran sekitar 10 x 15 meter tersebut mengalami rusak berat. Suradi menyebut kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp50 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Pemadaman melibatkan armada Kajama 01 dan Kajama 02, Regu 2 Posko Batipuh serta Regu 2 Mako Damkar Tanahdatar. Penanganan juga mendapat bantuan dari Damkar Kota Padangpanjang yang mengerahkan armada Matra dan Hilux bersama 10 personel.
Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Kobaran api akhirnya berhasil dikuasai dan seluruh penanganan dinyatakan selesai pada pukul 23.30 WIB.
“Situasi di lokasi kejadian saat ini sudah aman dan kondusif. Api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya dan proses pendinginan area juga telah selesai dilakukan,” ujar Suradi.
Saksi sekaligus Kepala Jorong setempat, Fauzan Akbar, 41, turut membantu petugas dan warga dalam proses evakuasi serta pengamanan area sekitar rumah yang terbakar.
Mulyadi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap potensi bencana kebakaran. Ia menyebut kebakaran juga pernah terjadi sekitar setahun lebih sebelumnya dengan lokasi berjarak sekitar 300 meter dari kejadian kali ini.(*)
Editor : Hendra Efison