Program ini bertujuan untuk menginkubasi bisnis dalam tiga subsektor ekonomi kreatif, yaitu seni pertunjukan, kriya, dan kuliner. Ini merupakan bagian dari upaya akselerasi komersialisasi karya-karya yang dikelola oleh para pelaku usaha di bidang ekonomi kreatif. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antara industri dan pelaku ekonomi kreatif.
Kepala STP Unand, Eka Chandra Lina, menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Kota Solok dalam mendukung pembinaan UMKM. Program inkubasi ini mencakup seni pertunjukan, kriya, dan kuliner, dan telah melibatkan berbagai pihak termasuk para pelaku ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok, Milda Murniati, menjelaskan bahwa program inkubasi ini merupakan tahun kedua dari rencana tiga tahun. Meskipun rencananya akan berlanjut hingga tahun ketiga, tahun 2024 menghadapi kendala anggaran. Dia berharap kerjasama dengan STP Unand dapat terus berlanjut.
Kota Solok dinilai telah memenuhi kriteria dalam tiga subsektor inkubasi tersebut, dan potensi seni tradisional yang melimpah di kota tersebut. Program ini diharapkan dapat menghidupkan sektor ekonomi kreatif dan menghasilkan inovasi seperti cinderamata dari Kota Solok serta kuliner khas daerah tersebut.
Staf Ahli Wako Solok, Bujang Putra, menjelaskan bahwa program inkubasi ini merupakan upaya pembinaan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mengembangkan tiga subsektor usaha dan meningkatkan daya saing mereka. Dia mengapresiasi kerja sama antara STP Unand dan Pemko Solok yang telah menghasilkan hasil positif sejak tahun 2021.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Solok dan mendukung promosi produk-produk lokal. Semua kegiatan yang telah disiapkan diharapkan dapat dipasarkan dengan baik. (frk) Editor : Novitri Selvia