PADEK.JAWAPOS.COM - Kehadiran kendaraan listrik di Sumbar mulai menunjukkan perubahan nyata dalam pola pilihan masyarakat. Meski jumlahnya belum sebesar kendaraan berbahan bakar minyak, efisiensi biaya operasional, pajak tahunan yang rendah, serta kenyamanan penggunaan menjadi daya tarik utama. Dari pengguna harian hingga kalangan akademisi, kendaraan listrik dinilai mampu menekan pengeluaran sekaligus memberi alternatif transportasi yang lebih modern dan ramah lingkungan. Kondisi ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik perlahan tumbuh.
Namun, percepatan adopsi kendaraan listrik di Sumbar tetap bergantung pada kesiapan ekosistem pendukung. Ketersediaan stasiun pengisian cepat, bengkel khusus, suku cadang, hingga pengelolaan limbah baterai menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Dengan dukungan pemerintah, PLN, serta pelaku industri otomotif, kendaraan listrik berpeluang besar menjadi arus utama transportasi masa depan di Sumbar, bukan lagi sekadar pilihan alternatif. (*)