Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ramp Check Pesawat dan Koordinasi Internasional Telah Siap

jpg • Selasa, 21 April 2026 | 09:49 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM - Kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji Indonesia direncanakan berangkat besok (22/4). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjamin kesiapan sarana dan prasarana transportasi udara di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Tahun ini total jamaah haji Indonesia mencapai 221.000 orang yang akan diberangkatkan secara bertahap hingga Mei 2026. Mereka terbagi ke dalam 525 kloter dari 14 embarkasi.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan, Terminal 2F disiapkan secara khusus untuk melayani jemaah haji dan umrah. “Sehingga seluruh proses dibuat lebih terintegrasi, efektif, dan memberikan kenyamanan bagi para jamaah. Kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek operasional telah siap sebelum pemberangkatan kloter pertama,” kata Dudy.

Kemenhub juga memastikan kesiapan operasional penerbangan haji yang didukung oleh dua maskapai: Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Kedua maskapai menyiapkan total puluhan armada pesawat.

Berbagai langkah mitigasi telah pula disiapkan, termasuk penguatan pengawasan keselamatan melalui ramp check pesawat, kesiapan 14 bandara embarkasi, serta koordinasi internasional untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mempengaruhi penerbangan haji.

“Koordinasi dengan seluruh stakeholder juga terus diperkuat agar pelayanan kepada jamaah berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” sebutnya.

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan, persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi sudah memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh layanan telah siap menjelang kedatangan kloter pertama yang dijadwalkan mendarat di Madinah besok.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri sekaligus Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi Budi Agung Nugroho menyampaikan bahwa kesiapan layanan mencakup seluruh aspek utama, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi. Dia menyebutkan, sebanyak 682 petugas PPIH dari Jakarta telah ditempatkan di Daerah Kerja Madinah dan bandara untuk memastikan proses kedatangan dan pergerakan jemaah berjalan lancar.

Menurut Budi, Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) tahun ini kembali menggunakan skema fast track. Sehingga proses keimigrasian di bandara berlangsung lebih cepat. Kloter pertama dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah (AMAA) pukul 06.50 Waktu Arab Saudi (WAS/empat jam lebih lambat dari WIB, red).

“Dengan skema fast track, penyambutan di bandara dilakukan secara singkat,” jelasnya.

 

Selama berada di Madinah, jemaah akan menjalani ibadah Arbain selama delapan hingga sembilan hari. Kemenhaj juga menjamin layanan konsumsi dengan total maksimal 27 kali makan selama masa tinggal tersebut.

“Setelah itu, jamaah akan diberangkatkan ke Makkah untuk mengikuti rangkaian puncak ibadah haji,” katanya. (raf/wan/ttg/jpg)

Editor : Adriyanto Syafril
#Kloter 1 #Haji 2026