Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bursa Saham Berpeluang Rebound, Harapan Damai Timur Tengah jadi Katalis

jpg • Senin, 27 April 2026 | 10:15 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PADEK.JAWAPOS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan pekan ini. Optimisme pasar didorong meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Pengamat pasar modal Hans Kwee mengatakan, harapan perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat menjadi katalis utama sentimen positif global. Hal itu menyusul rencana pertemuan lanjutan yang melibatkan pejabat tinggi kedua negara. “Harapan pelaku pasar adalah solusi perdamaian semakin dekat,” ujarnya kemarin (26/4).

Sentimen positif juga datang dari Amerika Serikat. Departemen Kehakiman AS menghentikan penyelidikan terhadap Gubernur Federal Reserva Jerome Powell, yang dinilai mengurangi ketidakpastian arah kebijakan moneter.

Meskipun demikian, tekanan global belum sepenuhnya mereda. Pasar Eropa masih dibayangi risiko perlambatan ekonomi dan inflasi akibat gangguan pasokan energi. Di sisi komoditas, harga minyak dunia bergerak volatil dengan kecenderungan naik. Sepanjang pekan lalu, Brent melonjak 16 persen dan WTI naik 13 persen.

“Jika pembicaraan damai tidak menunjukkan kemajuan, harga minyak berpotensi mencetak level tertinggi baru tahun ini,” tuturnya.

Dari sisi teknikal, lanjut Hans, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 6.917–7.100 dan resistance 7.383–7.582. Investor disarankan melakukan akumulasi beli secara selektif.

Sementara itu, pergerakan pasar saham domestik sepanjang periode 20-24 April 2026 ditutup bervariasi dengan tekanan cukup besar IHSG. PH Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Aulia Noviana Utami Putri menyampaikan, pergerakan IHSG selama sepekan mengalami perubahan sebesar 6,61 persen sehingga ditutup pada level 7.129,490 dari posisi 7.643,004 pada pekan sebelumnya.

Kapitalisasi pasar BEI juga turun 6,59 persen menjadi Rp 12.736 triliun dari Rp 13.635 triliun pada pekan sebelumnya. Meski indeks terkoreksi, aktivitas perdagangan justru meningkat. “Rata-rata volume transaksi harian BEI naik 4,44 persen menjadi 44,88 miliar lembar saham, dibandingkan 42,98 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya,” ungkapnya. (mim/dio/jpg)

Editor : Adriyanto Syafril
#saham #indeks harga saham gabungan #ihsg