Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Disdikbud Limapuluh Kota-Padek kembali Jalin Kerja Sama, Hadirkan Ruang Literasi dengan Inovasi Baru

Syamsu Ridwan • Jumat, 8 Mei 2026 | 07:42 WIB
Direktur Utama Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi dan Kepala Disdikbud Limapuluh Kota Antoni beserta jajaran usai penandatanganan MoU Laman Guru dan Siswa Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (7/5). (SY RIDWAN/PADEK)
Direktur Utama Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi dan Kepala Disdikbud Limapuluh Kota Antoni beserta jajaran usai penandatanganan MoU Laman Guru dan Siswa Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (7/5). (SY RIDWAN/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM - Ruang menulis untuk guru dan para pelajar di Kabupaten Limapuluh Kota kembali hadir di Padang Ekspres. Ini diharapkan menjadi wadah pengembangan literasi dan publikasi karya di daerah itu.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesapahaman (Mou) antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Limapuluh Kota dengan Padang Ekspres, kemarin. Hadir pada kesempatan itu Direktur Utama Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi, Kepala Disdikbud Limapuluh Kota Antoni, Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Harneti, Kabid PAUD dan PNF, Kasubag Umpeg, beberapa pengawas serta sejumlah jajaran lainnya.

Ruang literasi kali ini bernama Laman Guru dan Siswa Limapuluh Kota. Sebelumnya, Laman Guru Kabupaten Limapuluh Kota.

Mhd Nazir Fahmi mengatakan, Lama Guru Kabupaten Limapuluh Kota merupakan cikal bakal hadirnya Laman Guru di Padang Ekspres. Bahkan, menurutnya, Kabupaten Limapuluh Kota menjadi pionir di Sumatera Barat dalam menghadirkan halaman khusus ini.

Ia menyebut, meski sempat terhenti sementara, namun program tersebut kini kembali dilanjutkan dengan inovasi baru. “Alhamdulillah sekarang bisa dilanjutkan kembali. Ini pertama kali Laman Guru berkembang menjadi Laman Guru dan Siswa di Kabupaten Limapuluh Kota,” katanya.

Nazir berterima kasih kepada kepala Disdikbud Limapuluh Kota beserta jajaran yang terus mendukung pengembangan literasi di lingkungan pendidikan. “Untuk pelatihan kepada guru dan siswa, kami siap memberikannya. Kami juga memiliki program-program untuk merangsang anak-anak agar gemar menulis,” ujarnya. Tak hanya itu, Padang Ekspres juga terus memberikan apresiasi kepada guru-guru aktif yang rutin menghasilkan karya tulis.

Semtaran itu Antoni berharap agar kehadiran Laman Guru dan Siswa dapat melahirkan generasi yang kreatif dan berprestasi. “Kita berharap dengan adanya halaman guru dan siswa ini bisa membuat anak-anak kita hebat, sukses dan berkembang. Kita membuka peluang dan ruang publikasi,” katanya.

Menurut dia, melalui kerja sama tersebut nantinya akan banyak pelatihan dan pendampingan yang diberikan sehingga melahirkan karya-karya terbaik dari guru maupun siswa. “Kami berharap nanti banyak karya-karya tercipta di tangan guru-guru dan siswa-siswa di Kabupaten Limapuluh Kota,” ucapnya.

Ia menegaskan, seluruh program pendidikan yang dijalankan pada dasarnya bermuara kepada kepentingan murid dan guru. “Kami hadir karena anak murid dan guru. Semoga mimpi-mimpi anak dan guru menjadi hebat bisa terkabul dan makin hari lahir karya-karya dari guru dan anak,” tuturnya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Disdikbud Limapuluh Kota Harneti menambahkan, perubahan konsep kali ini tak lepas dari semangat, bahwa keberhasilan pendidikan sejatinya bermuara kepada siswa. Ke depan halaman tersebut juga akan menjadi sarana branding sekolah-sekolah di Kabupaten Limapuluh Kota melalui berbagai kegiatan positif dan prestasi yang dimiliki masing-masing sekolah.

 

Untuk memastikan program berjalan maksimal, pihaknya juga akan membentuk tim koordinasi hingga tingkat kecamatan. “Kita akan memastikan keterlaksanaan program ini terkoordinir dengan baik. Selain tim tingkat kabupaten, nanti juga ada penanggung jawab di setiap kecamatan,” ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi dan misi kepala daerah melalui inovasi “Sakato Berjaya” atau Sakato Berkarakter, Juara, Beragama dan Berbudaya.

“Program ini nantinya mengakomodir berbagai kegiatan pembiasaan, kurikuler, ekstrakurikuler hingga aktivitas siswa saat jadwal libur untuk membentuk karakter murid,” jelasnya.

Melalui program itu, siswa juga diharapkan aktif menulis berbagai kegiatan yang mereka ikuti, termasuk menggali budaya dan tradisi lokal di lingkungan masing-masing. “Terutama nanti yang ditulis siswa adalah program literasi berbasis budaya. Mereka akan menggali potensi dan tradisi budaya di sekitar mereka, lalu dituliskan dan diterbitkan di halaman guru dan siswa Kabupaten Limapuluh Kota,” pungkasnya. (rid)

Editor : Adriyanto Syafril
#Laman Guru Limapuluh Kota