Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tingkatkan Literasi, Dinas Pendidikan Pessel Lakukan PKS Laman Guru: Ruang Nyata Guru dan Siswa Kembangkan Kemampuan Literasi

Yoni Syafrizal • Rabu, 10 Juni 2026 | 09:25 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Pessel Salim Muhaimin, (tiga dari kanan) bersama Direktur Utama Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi (dua dari kiri) usai penandatanganan perjanjian kerja sama Laman Guru Padang Ekspres, Selasa (9/6). (YONI SYAFRIZAL/PADEK)
Kepala Dinas Pendidikan Pessel Salim Muhaimin, (tiga dari kanan) bersama Direktur Utama Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi (dua dari kiri) usai penandatanganan perjanjian kerja sama Laman Guru Padang Ekspres, Selasa (9/6). (YONI SYAFRIZAL/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) memperkuat komitmen untuk meningkatkan dan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Salah satunya dengan menghadirkan Lama Guru Pessel di Harian Padang Ekspres.

Hal tersebut dipastikan usai penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kepala Dinas Pendidikan Pessel Salim Muhaimin dengan Direktur Utama Padang Ekpsres Mhd Nazir Fahmidi ruang kerja Kadis Pendidikan setempat, kemarin. Hadir juga Kabid SD Sri Muliadi, Kabid SMP Dedi Eka Putra, serta Manajer Pemasaran/Laman Guru Padang Ekspres Diki Junaidi.

Salim Muhaimin menyambut baik kerja sama tersebut sebagai upaya konkret dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah. “Kerja sama ini sangat positif, karena memberikan ruang nyata bagi guru dan siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi mereka,” ujarnya.

Ia menilai, selama ini banyak potensi guru dan sis­wa yang belum tersalurkan secara optimal, terutama dalam bidang penulisan. De­ngan adanya Laman Guru, potensi tersebut dapat diangkat dan dipublikasikan secara lebih luas.

Salim menegaskan, peningkatan literasi dan nume­rasi merupakan bagian penting dari transformasi pendidikan yang sedang dijalankan. “Guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga harus mampu menulis, meneliti, dan membagikan pengeta­huan,” jelasnya.

Secara terbuka dia me­nantang para guru di Pesisir Selatan untuk aktif menulis dan mengirimkan karya terbaiknya ke Laman Guru Pa­dang Ekspres. “Tunjukkan karya dan gagasan terbaik untuk kemajuan pendidikan Pessel,” tegasnya. Ia berharap siswa juga ikut terlibat aktif dalam kegiatan literasi tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Bunda Guru Pesisir Selatan Lisda Hendrajoni, turut mengapresiasi terjalinnya kerja sama tersebut sebagai langkah maju dalam membangun generasi yang unggul. Ia menilai, kehadiran Laman Guru menjadi ruang yang sangat strategis dalam menumbuhkan semangat literasi sejak dini, baik bagi guru maupun siswa.

“Ini bukan hanya tentang menulis, tetapi tentang mem­bangun cara berpikir, keberanian menyampaikan gagasan, dan membentuk karakter generasi masa de­pan,” ujar Ketua TP-PKK Pessel ini via telepon.

Lisda juga menekankan bahwa siswa perlu diberi ruang seluas-luasnya untuk berkarya dan mengekspresikan diri melalui tulisan. Ia berharap, melalui program ini akan lahir generasi Pesisir Selatan yang lebih tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

“Anak-anak kita harus kita dorong menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu berpikir kritis dan berani berkarya,” tuturnya.

Sementara itu, Mhd Nazir Fahmi menegaskan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya literasi di kalangan guru dan siswa. “Laman Guru ini bukan sekadar ruang publikasi, tetapi wadah untuk menumbuhkan tradisi menulis, berpikir kritis, dan berbagi pengetahuan,” katanya.

Melalui program ini para guru dan siswa di Pesisir Selatan memiliki kesempatan luas untuk menyampaikan informasi, menyalurkan gagasan, pengalaman mengajar, hingga karya ilmiah ke ruang publik yang lebih luas. Menurutnya, kehadiran media massa dalam dunia pendidikan menjadi salah satu jembatan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Nazir menyampaikan, Laman Guru di Padang Ekspres telah terbukti menjadi ruang produktif bagi tenaga pendidik di berbagai daerah. “Harapan kita, guru-guru di Pessel mampu memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kapasitas diri se­kaligus menginspirasi siswa,” sebutnya.

Ia menambahkan, budaya menulis yang konsisten akan berdampak langsung pada peningkatan literasi dan numerasi, yang saat ini menjadi fokus utama dunia pendidikan. Selain itu, keterlibatan siswa dalam menulis juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan daya saing generasi muda. (yon)

 

Editor : Adriyanto Syafril
#Laman Guru Pessel #Laman Guru