Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pembangkit Besar Mulai Sinkron, PLN Benahi Tata Kelola Rantai Pasok Energi

jpg • Selasa, 23 Juni 2026 | 07:30 WIB
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/6).
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/6).

PADEK.JAWAPOS.COM -- Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan, kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik setelah pasokan energi primer kembali mengalir. Selain itu, salah satu pembangkit besar yang sebelumnya mengalami gangguan berhasil dipulihkan dan telah turut memasok listrik.

“Mulai Minggu (21/6), kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik. Pemadaman bergilir berhasil diminimalisasi,” kata Darmawan dalam keterangannya di Kompleks Istana Ke­presidenan, Jakarta, kemarin (22/6).

Namun, di sejumlah wi­layah, pemadaman bergilir masih terjadi kemarin (22/6). Misalnya di Kota Bandung, Jawa Barat. Radar Ban­dung melaporkan, pemadaman listrik bergilir kembali dilakukan oleh PLN UP3 Bandung kemarin menyusul gangguan teknis pada pembangkit yang me­nye­babkan penurunan kapasitas suplai listrik, khu­susnya di Bandung Utara.

Pada jadwal pertama, pemadaman berlangsung pu­kul 08.00 hingga 11.00 WIB. Sejumlah fasilitas pen­ting seperti bank, universitas, hingga kawasan usaha turut masuk dalam jadwal pemadaman.

Sesi kedua berlangsung pukul 11.00 hingga 14.00 WIB dengan cakupan lebih luas, mulai dari Ciumbu­leuit, Sukajadi, Dipatiukur, hingga kawasan pusat kota seperti Jalan Merdeka dan R.E. Martadinata. Begitu pula di Kota Malang, Jawa Timur. Sampai Minggu, ma­sih terjadi pemadaman di sejumlah titik.

Menurut Darmawan, pasokan energi primer yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan pembangkit PLN maupun pembangkit milik produsen listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) mulai kembali mengalir sehingga memperkuat ketahanan sistem kelistrikan Jawa. Selain itu, PLN juga terus melakukan perbaikan terhadap pembangkit yang sebelumnya mengalami kendala teknis.

Dia menambahkan, PLN juga melakukan pembenahan tata kelola rantai pasok energi primer serta penguatan pembangkit gu­na menjaga keandalan pasokan listrik. Malam sebelumnya, Darmawan mem­berikan keterangan di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali  Depok, Jawa Barat, terkait per­kem­bangan pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Jawa.

Saat itu, Darmawan me­nyatakan, salah satu pem­bang­kit besar milik IPP yang sebelumnya mengalami gang­guan telah kembali be­roperasi dan tersinkronisasi dengan sistem kelistrikan Jawa sejak Minggu (21/6) pukul 18.00 WIB.

Terpisah, Anggota Komisi VII DPR RI Siti Muka­romah mendesak PT PLN (Per­sero) segera mengambil langkah konkret untuk me­nyelamatkan pelaku Usaha Mikro, Ke­cil, dan Menengah (UMKM) yang men­jadi korban pemadaman listrik ber­kepan­ja­ngan. Erma, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa mati lampu massal langsung melumpuhkan urat nadi eko­­nomi rakyat kecil.

Melihat skala kerugian yang masif, dia menuntut PLN segera melakukan evaluasi total pada keandalan sistem jaringan distribusinya. Selain itu, Erma mendesak manajemen PLN segera merumuskan mekanisme ganti rugi atau bantuan afirmasi yang jelas bagi pelaku UMKM terdampak sebagai bentuk tanggung jawab korporasi terhadap publik.

Di Surabaya, Pemprov Jawa Timur (Jatim) meminta PLN memperkuat akurasi komunikasi publik serta mem­­berikan jaminan pasokan energi total di sektor pelayanan publik yang bersifat strategis. Untuk meminimalisasi dampak sosial dan eko­nomi, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak menyebutkan, pihaknya juga telah menginstruksikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral menjadi koordinator pemetaan sektor-sektor strategis.

“Untuk menghindari lum­­puhnya fasilitas publik yang menyangkut keselamatan dan hajat hidup orang banyak,” katanya.

Seperti, tambahnya, lum­puhnya fasilitas di perlintasan kereta api, yakni tidak berfungsinya palang pintu otomatis, lampu, dan bunyi sirene. Kemudian juga traffic light, PDAM, dan layanan rumah sakit. (lyn/bry/dsn/ian/ttg/jpg)

Editor : Adriyanto Syafril
#Energi Primer PLN #Pembangkit IPP #Sistem Kelistrikan Jamali #Distribusi Listrik #Keandalan Pasokan PLN