Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Benarkah 60 Ribu Peserta SNBP Mundur? Ketum SNPMB Eduart Wolok Ungkap Data Aslinya

jpg • Rabu, 24 Juni 2026 | 06:15 WIB
 Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB,) Eduart Wolok.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB,) Eduart Wolok.

PADEK.JAWAPOS.COM -- Masih terkait dunia mahasiswa, sebanyak 60 ribu calon mahasiswa yang diterima dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dikabarkan tak daftar ulang. Alasannya beragam, salah satunya soal uang kuliah tunggal yang mencekik.

Tapi, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Eduart Wolok membantah.

Saat dihubungi Jawa Pos (grup Padang Ekspres) kemarin (23/6), Eduart menegaskan bahwa angka tersebut bukan dari calon mahasiswa yang lolos masuk perguruan tinggi negeri (PTN) jalur SNBP saja, melainkan dari semua jalur yang ada.

Dalam penerimaan mahasiswa baru, ada tiga jalur yang dibuka, yakni SNBP, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan seleksi mandiri.

SNBP dan SNBT dilakukan secara terpusat me­lalui SNPMB, sedangkan seleksi mandiri dilakukan masing-masing kampus.

“Kalau 60.000 dari SNBP itu nggak bener. Wong kuota SNBP cuma 185.000, 60.000 nggak mendaftar kan nggak mungkinlah,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan ada beberapa dugaan terkait alasan para calon mahasiswa ini tidak daftar ulang, di antaranya peserta ternyata diterima di jurusan yang bukan keinginannya.

“Asumsinya bisa saja ada yang keterima di SNBT pilihan tiga, empat, lantas mereka tidak ambil sehingga mereka ikut Mandiri,” ungkapnya.

Bagi peserta SNBP yang lolos, mereka dipastikan tak boleh ikut SNBT dengan alasan keadilan bagi peserta lain.

Karenanya, banyak dari mereka yang akhirnya mengambil swasta atau ikut kelas internasional sesuai dengan program studi yang diinginkan.

Namun, di sisi lain, Eduart tak memungkiri adanya calon peserta yang mungkin mundur lantaran tak lolos seleksi beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

“Jadi, sudah lolos (SNBP/SNBT), tapi nggak eligible KIP Kuliah. Akhirnya nggak dapat beasiswa, nggak daftar ulang dia,” sambungnya. (mia/ttg/jpg)

Editor : Adriyanto Syafril
#Daftar Ulang PTN #Isu UKT Mahal #Calon Mahasiswa Mundur #SNBP 2026 #snpmb