PADEK.JAWAPOS.COM -- Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, mengajak pelajar, guru, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mencegah penyalahgunaan narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan Evi Yandri saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya di Gedung Rohana Kudus, Kompleks GOR H. Agus Salim, Padang, beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai SMA dan SMK di Kota Padang tersebut berlangsung interaktif. Para siswa, guru, dan masyarakat terlibat aktif dalam diskusi mengenai faktor penyebab tingginya angka penyalahgunaan narkoba serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama-sama.
Menurut Evi Yandri, rasa ingin tahu yang tinggi, tekanan dari lingkungan pergaulan, serta keinginan untuk diterima dalam kelompok tertentu menjadi beberapa faktor yang kerap mendorong remaja mencoba narkoba.
“Banyak kasus berawal dari coba-coba. Ada yang terpengaruh teman, ada yang takut dianggap tidak kompak atau tidak keren dalam lingkungan pergaulan. Karena itu pengawasan keluarga dan lingkungan menjadi sangat penting,” ujar Evi Yandri.
Dalam sesi diskusi, sejumlah siswa juga menyampaikan pandangan bahwa masalah keluarga, stres, depresi, hingga kurangnya perhatian dari orang tua dapat menjadi pemicu remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Menanggapi hal tersebut, Evi Yandri menekankan pentingnya peran orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap anak, baik di lingkungan rumah maupun dalam kehidupan sosial sehari-hari.
“Orang tua harus lebih peduli terhadap kondisi anak. Sesekali periksa tas, kamar, atau lingkungan pergaulannya. Pengawasan yang baik merupakan langkah awal pencegahan,” katanya.
Selain pengawasan keluarga, Evi Yandri menilai edukasi mengenai bahaya narkoba harus terus diperkuat di lingkungan sekolah dan masyarakat. Menurutnya, pemahaman tentang jenis-jenis narkoba, ciri-ciri pengguna, serta dampak yang ditimbulkan perlu diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat mengganggu kondisi psikologis hingga memicu gangguan kejiwaan.
“Bahkan penyalahgunaan obat tertentu secara berlebihan atau menghirup zat berbahaya seperti lem juga memiliki dampak yang sama. Karena itu masyarakat harus lebih waspada,” ujarnya. (rel)
Editor : Adriyanto Syafril