Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pencegahan Narkoba Harus jadi Gerakan Bersama

Adriyanto Syafril • Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:55 WIB
Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman saat memberikan pemaparan pada kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba, baru-baru ini. (DOK DPRD SUMBAR)
Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman saat memberikan pemaparan pada kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba, baru-baru ini. (DOK DPRD SUMBAR)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, mengajak pelajar, guru, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mencegah penyalahgunaan narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Ajakan tersebut disampaikan Evi Yandri saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psi­kotropika, dan Zat Adiktif Lainnya di Gedung Rohana Kudus, Kompleks GOR H. Agus Salim, Padang, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai SMA dan SMK di Kota Padang tersebut berlangsung interaktif. Para siswa, guru, dan masyarakat terlibat aktif dalam diskusi mengenai faktor penyebab tingginya angka penyalahgu­naan narkoba serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

Menurut Evi Yandri, rasa ingin tahu yang tinggi, tekanan dari lingkungan pergaulan, serta keinginan untuk diterima dalam kelompok tertentu menjadi beberapa faktor yang kerap mendorong remaja mencoba narkoba.

“Banyak kasus berawal dari coba-coba. Ada yang terpengaruh teman, ada yang takut dianggap tidak kompak atau tidak keren dalam lingkungan pergaulan. Karena itu pengawasan keluarga dan lingkungan menjadi sangat penting,” ujar Evi Yandri.

Dalam sesi diskusi, se­jumlah siswa juga menyampaikan pandangan bahwa masalah keluarga, stres, de­presi, hingga kurangnya perhatian dari orang tua dapat menjadi pemicu remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Menanggapi hal tersebut, Evi Yandri menekankan pen­tingnya peran orang tua da­lam melakukan pengawasan terhadap anak, baik di ling­kungan rumah maupun da­lam kehi­dupan sosial sehari-hari.

“Orang tua harus lebih peduli terhadap kondisi anak. Sesekali periksa tas, kamar, atau lingkungan pergaulannya. Pengawasan yang baik merupakan langkah awal pencegahan,” katanya.

Selain pengawasan keluarga, Evi Yandri menilai edu­kasi mengenai bahaya narkoba harus terus diperkuat di ling­kungan sekolah dan ma­sya­rakat. Menurutnya, pemahaman tentang jenis-jenis narkoba, ciri-ciri pengguna, serta dampak yang ditimbulkan perlu diketahui oleh seluruh la­pisan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pe­nyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat mengganggu kondisi psikologis hingga memicu gangguan kejiwaan.

“Bahkan penyalahgunaan obat tertentu secara berlebihan atau menghirup zat berbahaya seperti lem juga memiliki dampak yang sama. Karena itu ma­sya­rakat harus lebih waspada,” ujarnya.  (rel)

Editor : Adriyanto Syafril
#dprd sumatera barat #wakil rakyat