PADEK.JAWAPOS.COM -- Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat, Dahrul Idris, menerima kunjungan audiensi dosen serta mahasiswa Universitas Eka Sakti di Ruang Khusus I DPRD Sumbar, Rabu (17/6).
Kunjungan tersebut menjadi ajang diskusi dan pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami tugas, fungsi, serta kewenangan DPRD sebagai lembaga legislatif daerah. Dalam suasana yang berlangsung hangat dan interaktif, para peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait kondisi ekonomi, pembangunan daerah, hingga peran DPRD dalam pengambilan kebijakan publik.
“Kita sengaja menerima adik-adik untuk memberikan penjelasan mengenai tugas dan wewenang DPRD,” ujar Dahrul Idris saat membuka audiensi.
Dalam kesempatan itu, Dahrul menjelaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat memiliki peran penting sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, APBD dapat bersifat stimulus apabila dimanfaatkan secara tepat untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.
“APBD Provinsi Sumatera Barat dapat bersifat stimulus ketika digunakan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya beli masyarakat, dan menciptakan lapangan kerja,” katanya.
Dahrul juga menyampaikan bahwa pimpinan DPRD Sumbar saat ini memberikan perhatian besar terhadap pengembangan generasi muda, khususnya dalam bidang kewirausahaan. Ia mendorong mahasiswa agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja.
“Pimpinan kita saat ini memberikan dorongan kepada adik-adik mahasiswa dan mahasiswi untuk menjadi pengusaha sehingga dapat membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Selain membahas peran APBD dan kewirausahaan, Dahrul turut menyinggung kondisi ekonomi yang berkembang saat ini. Menurutnya, kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat tidak selalu berdampak langsung terhadap penurunan daya beli seluruh lapisan masyarakat karena terdapat berbagai faktor ekonomi lainnya yang turut memengaruhi kondisi tersebut. (rel)
Editor : Adriyanto Syafril