Andre Salurkan Bantuan untuk Juli, Tukang Tua yang Tinggal Sendiri

Tak banyak yang bisa dilakukan Juli (75) akhir-akhir ini. Sejak tiga tahun terakhir, “pensiunan” tukang ini hidup sendirian di rumah panggung kayu di RT 2 RW 8, Anak Aia Dalam, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Kototangah, Kota Padang. Kakinya yang nyaris lumpuh, membuatnya tak bisa banyak bergerak.

Aktivitas mandi cuci kakus pun dilakukan di ruang tengah rumah yang seakan mau roboh dan tidak terawat itu. Lantai kayu dijebol untuknya membuang hajat dan mengendap begitu saja. Untuk makan sehari-hari, Juli bergantung pada adik sepupunya, Suryati (59) yang tak jauh dari rumahnya.

“Itiak dak batalua lai, ndak ado urang nan peduli. Untuang ado adiak yang nio maabehan (itik tidak bertelur lagi, tidak ada orang peduli. Untung ada adik yang mau merawat,” kata Juli saat disambangi tim DPD Partai Gerindra Sumbar ke rumahnya bersama Ketua RT 2 Reza dan tokoh-tokoh pemuda setempat. Mereka menyalurkan bantuan dari Anggota Fraksi Gerindra DPR RI Andre Rosiade.

Suryati bercerita, kakak sepupunya itu tinggal di rumah sendirian setelah sang istri meninggal tiga tahun lalu. Anaknya juga jauh merantau, tapi tidak punya penghidupan yang lebih baik. Dulu, Juli adalah seorang tukang bangunan yang cukup baik dan bisa bekerja di beberapa tempat.

“Dia pernah jatuh masuk lubang di jalan raya. Kakinya patah, tapi susah sembuhnya. Sekarang, berjalan juga hampir tidak bisa. Hanya bisa beringsut-ingsut saja kalau mau pindah. Setiap hari, dua atau tiga kali saya antarkan makanan dan minuman untuknya,” kata Suryati yang juga tinggal sendiri dan memiliki warung minum di rumahnya.

Hari itu, tim DPD Gerindra Sumbar yang terdiri dari Nurhaida (wakil ketua), Rina Shintya (wakil sekretaris), Zulkifli (wakil bendahara) dan Armaigus Nazar (wakil bendahara) mendapatkan informasi terkait keluarga Juli ini dari RT setempat, Reza. Dulu, banyak yang membantu Juli, termasuk dari aparat. Namun saat virus corona datang, sangat jarang yang datang.

Baca Juga:  Donor Darah Serikat Pekerja Semen Padang, 170 Kantong Darah Terkumpul

“Kami dapat info, dulu pak Juli banyak dibantu. Tapi mungkin karena kondisi susah semua, bantuan sangat jarang. Padahal, dia memang sangat membutuhkan dan tidak bisa berusaha sendiri. Adik sepupunya pun tidak punya banyak, tapi mau mengurusi kakaknya. Karena itu kami datang,” kata Nurhaida yang juga Sekretaris PIRA (Perempuan Indonesi Raya) Sumbar ini yang menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai kepada Juli.

Ketua RT 2 Reza mengaturkan terima kasih kepada Andre Rosiade yang telah membantu warganya yang sangat membutuhkan itu. “Terima kasih kepada pak Andre Rosiade yang telah membantu orang tua kami. Mudah-mudahan pak Andre rezekinya melimpah dan bisa terus membantu orang banyak,” kata ketua RT.

Andre Rosiade yang dihubungi terpisah merasa prihatin dengan kondisi Juli yang tinggal sendirian di gubuk tua reot itu. Dia menyebut, akan terus memberikan bantuan untuk warga Kota Padang dan Sumbar umumnya yang saat ini begitu susah tertimpa pandemi Covid-19.

“Banyak informasi yang kami dapat dan juga tim terkait dengan kondisi warga ini. Namun, kami tidak akan tinggal diam dan akan terus bekerja untuk masyarakat. Karena, kader Gerindra ada untuk itu. Apalagi juga merupakan instruksi dari ketua umum kami pak Prabowo Subianto,” kata Ketua DPD Gerindra Sumbar ini. (*)

Previous articleUnbari Sukses Gelar Entrepreneurship Award IV, Prof. Herri Apresiasi
Next articlePemuda Harus Berkontribusi Perbaiki Sistem Politik di Indonesia