Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pilih Kontrasepsi sesuai Kondisi Kesehatan

A
Penulis: Adriyanto Syafril❯
RS M Djamil menggelar penyuluhan kesehatan bertema KB di Poliklinik Kebidanan, Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, beberapa waktu lalu. (DOK RS M DJAMIL)
RS M Djamil menggelar penyuluhan kesehatan bertema KB di Poliklinik Kebidanan, Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, beberapa waktu lalu. (DOK RS M DJAMIL)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM -- Rumah Sakit (RS) M. Djamil Padang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi masy­a­rakat melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan.

Sebagai rumah sakit di ba­wah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, RS M. Dja­mil menggelar penyuluhan kesehatan bertema keluarga berencana (KB) di Poliklinik Kebidanan, Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Instalasi Humas dan Pro­­mosi Kesehatan tersebut diikuti oleh pasien, keluarga pa­sien, serta masyarakat yang te­ngah menunggu pelayanan ke­seha­tan di lingkungan rumah sakit.

Advertisement

Penyuluhan menghadirkan narasumber Dr. dr. Ferdinal Ferry, Sp.OG., Subsp. Obginsos, yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya program keluarga berencana sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu, anak, dan keluarga.

Dalam pemaparannya, Dr. Ferdinal menjelaskan bahwa keluarga berencana merupakan upaya untuk mengatur jumlah anak serta jarak kehamilan sehingga kesehatan ibu tetap terjaga, tumbuh kembang anak lebih optimal, dan kesejahteraan keluarga dapat meningkat.

“Keluarga berencana ada­lah upaya mengatur jumlah dan jarak kehamilan agar kesehatan ibu tetap terjaga, anak tumbuh optimal, dan kualitas hidup keluarga menjadi lebih baik,” ujar Dr. Ferdinal Ferry.

Advertisement

Ia menambahkan, program keluarga berencana tidak hanya bertujuan mencegah kehamilan ya­­ng tidak direncanakan, tetapi ju­ga memberikan berbagai man­faat bagi kesehatan ibu.

Menurutnya, penggunaan alat kontrasepsi secara tepat dapat membantu mencegah anemia, menjaga kesehatan organ reproduksi, mengurangi risiko perdarahan saat persalinan, meningkatkan akses ibu terhadap pelayanan kesehatan, serta mendukung terciptanya keharmonisan dalam keluarga.

“Melalui program keluarga berencana, ibu memiliki ke­sempatan mempersiapkan kehamilan dengan kondisi fisik yang lebih sehat sehingga risiko komplikasi selama kehamilan maupun persalinan dapat ditekan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, peserta juga diberikan penjelasan mengenai sasaran program keluarga berencana, yakni pa­sangan usia subur berusia 15 hingga 49 tahun yang ingin menunda kehamilan, mengatur jarak kelahiran, maupun mengakhiri kehamilan sesuai dengan perencanaan keluarga.

Advertisement
Editor : Adriyanto Syafril
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pasien Anak Tetap Bisa Belajar selama Dirawat

Pasien Anak Tetap Bisa Belajar selama Dirawat

Rumah Sakit (RS) M. Djamil Padang terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan pasien.

Fokus Tingkatkan Keselamatan Pasien

Fokus Tingkatkan Keselamatan Pasien

Rumah Sa­kit (RS) M. Djamil Padang terus memperkuat tata kelola pela­ya­­nan kesehatan melalui pe­nguatan organisasi dan pe­ni­ng­katan kapasitas

Transformasi Rumah Sakit Dimulai dari Keselamatan Pasien

Transformasi Rumah Sakit Dimulai dari Keselamatan Pasien

Komitmen RS M. Djamil Padang dalam memperkuat mutu pelayanan dan keselamatan pasien kem­bali ditegaskan melalui partisipasi aktif pada forum nasio­na

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer